"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, 28 August 2015

Rekonstruksi Pembunuhan Kaur Keamanan Dijaga Ketat TNI Dan Polri

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Aparat gabungan Polres Jember dan Koramil Tanggul jaga ketat rekonstruksi pembunuhan kepada Muhamad Muksin. lantaran tersiar kabar keluarga korban akan menyerang.

Namun kabar aksi balas dendam keluarga korban, Kaur Keamanan Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jum’at (28/8)  itu tak terbukti, hingga rekontruksi usai semuanya berjalan lancar dan aman. Dari reka ulang tersebut, dua dari tiga pelaku pembunuhan yang tertangkap, melakukan sepuluh kali adegan yang dikawal oleh petugas kepolisian berpakaian preman dan berseragam lengkap berikut senjata otomatis.

Sepuluh adegan pembunuhan keji itu diperagakan oleh Muhammad Komari dengan lancar, tak nampak ekspresi penyesalan paska dia mengeksekusi korban. Sedangkan tersangka Rohmat diperagakan oleh anggota polisi, karena tersangka diduga depresi dan tak mampu melakukan agenda reka ulang tersebut. Kedua tersangka ini berasal dari daerah yang sama yakni Desa Sumberkijing, Kecamatan Sumber Baru.

Untuk menghindari kericuhan, petugas memasang garis polisi dan memberikan jarak terhadap warga yang ingin melihat rekonstruksi. Warga yang penasaran dengan reka ulang itu tampak memadati tempat kejadian perkara di pertigaan desa setempat, bahkan sebagian diantara mereka ada yang naik keatap rumah salah seorang warga untuk dapat melihat jalannya rekontruksi.

Pembunuhan itu sendiri terjadi tanggal 13 April 2015 lalu, yang terjadi di jalan simpang tiga Patemon. Korban yang bernama Muhammad Muksin, mengalami luka bacok nyaris disekujur tubuhnya. Bagian tengkorak kepala dan perut sobek hingga menyebabkan usus terburai keluar. Saat ini polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut dan mengejar dua orang pelaku yang masih melarikan diri.

“Kami mengantisipasi terjadinya kericuhan saat reka ulang dilaksanakan. Karena sebelumnya tersiar kabar jika akan ada aksi balasan. Sehingga kami mengawal ketat setiap adegan yang diperagakan oleh tersangka,” ujar AKP Bambang, Kapolsek Tanggul. (Rus).

Berita Terkait Kriminal

No comments: