"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, September 20, 2015

30 PAC Desak DPC Hanura, PAW Anggota DPRD Jember

Jember. MAJALAH-GEMPUR.Com. Ditengah hiruk-pikuk masa kampanye Pilkada Jember, Partai Hanura, tiba-tiba bergolak. Ketua DPC Partai Hanura mengeluarkan statment akan melakukan PAW kepada Isa Mahdi.

Pernyataan ini disampaikan Ketua DPC Hanura, Zaenal Laili Minggu (20/9) di Kantor DPC Hanura di GNI Jember. Menurut Zaenal, DPC Hanura tidak main-main, bahkan sudah mengantongi tandatangan materai dari 30 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Jember,  Hanya PAC PAC Kalisat yang absen, karena berhalangan hadir.

“Ini hasil pleno dengan PAC. Sebelumnya kami sudah memberikan SP (Surat peringatan) dua kali kepada yang bersangkutan (Isa Mahdi, red), Sehingga yang ketiga pihaknya langsung akan melakukan PAW kepada Isa Mahdi. Hasil pleno ini nantinya akan menjadi dasar untuk usulan ke DPD dan DPP Hanura: ” tegas Laili.

Pihaknya pun sudah melakukan pleno di DPC dan bersiap untuk melakukan PAW terhadap, anggota DPRD Jember dari Daerah Pemilihan 5 Jember.Pasalnya, Isa Mahdi dianggap melanggar peraturan partai. “Surat Pengajuan PAW ini sebagai bentuk respon suara PAC. Jika kami tidak merespon maka PAC sendiri yang akan demo dan datang ke DPD atau DPP nantinya,” jelas Laili.

Lebih lanjut Laili mengatakan ada beberapa kesalahan yang dilakukan. Ada sejumlah kesalahan yang melanggar AD/ART partai,”Isa melakukan kesalahan sejak pertama menjadi caleg Hanura dan mendapatkan SP 1. Isa juga pernah mengambil berkas C1 dari DPC partai tanpa sepengetahuan partai saat Pileg Juni 2014 lalu”. Jelasnya

Saat kampanye Pilpres lalu, ada juga yang dilanggar Isa, saat ditunjuk sebagai ketua tim keamanan untuk mengirimkan satgas, namun tidak dilakukan, sehingga membuat partai Hanura, ditegur koalisi pengusung Jokowi-JK. “Itu sudah SP 2. Padahal di AD/ART partai, dua SP saja sudah harus dikeluarkan dari partai, Apalagi, saat ini ada usulan dari bawah yakni PAC, tokoh masyarakat dan anggota partai lainnya.

Isa juga dianggap sering tidak menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Banyak sekali keluahn PAC yang tidak diakomodir Isa sebagai anggota DPRD Jember di Komisi D. “Jadi banyak sekali. Hampir tiap PAC merasakan keluhan itu,” jelas Laili. Padahal, Isa sebagai wakil rakyat mestinya bisa membantu kader dan juga masyarakat Jember.

Dia mengatakan salah satu puncak sehingga Isa harus di PAW, menurut Laili, Isa sering mengatasnamakan partai tanpa sepengetahuan DPC Partai Hanura Jember. Hal inilah yang dianggap sebagai pelanggaran. Apalagi, pelanggaran ini sudah yang ketiga kalinya usai SP2 yang dikeluarkan selama setahun terakhir.


Saat dikonfirmasi terpisah, Isa Mahdi mengaku sedang berada di luar kota dan sudah mendapatkan informasi jika pihaknya akan di-PAW. Namun, Isa menanggapi santai ancaman partainya. “Saya kira ancaman PAW ini ada sisi positif dan negatifnya,” jelas Isa.

Dimana positifnya selama ini masyarakat menganggap jika Hanura Jember selama setahun setelah pencalegan Vakum akhirnya bergeliat. Hal ini menandakan jika struktur partai sudah bangun dan ada wujud dari PAC Hanura di Jember yang eksis.

Dari sisi negatif, Isa mengatakan DPC sebagai orang tua seharusnya tidak langsung menjatuhkan vonis. Seharusnya ketika anak berselisih, orang tua mendamaikan,” jelas Isa. Meski belum jelas persoalanya, namun sudah disampaikan kepada media, sehingga semua orang tahu.

Isa menganggap PAW tidak tepat, apalagi keluarnya SP1 dan SP2 dirinya tidak pernah diklarifikasi. “DPC Hanura sebagai orang tua tidak pernah melakukan klarifikasi,  sehingga merasa tidak ada permasalahan sama sekali. Untuk  itu SP1 dan SP2 dianggap cacat hukum (Edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: