"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, September 17, 2015

Ditinggal Mengantar Barang, Gudang Plastik Ludes Dilalap Api

Lumajang, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Sebuah gudang milik Dayat (35), di RT 06/ 02, yang berisi ribuan barang dari plastik di Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang Kamis siang (17/9) ludes dilalap api.

Kerugian ini ditaksir mencapai 1 miliar rupiah.  “Kita taksir kerugiannya  mencapai 1 miliar. bisa jadi lebih,” kata Hendro wahyuono, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan Dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jum’at siang (18/9).

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, kondisi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) sepi. “Saat itu, saya berada di rumah setelah mengambil barang pesanan di gudang,” kata Muhammad, salah seorang pekerja gudang ini di TKP.

Dia menceritakan, sekitar pukul 12.00 WIB, dirinya masuk ke gudang mengambil barang pesanan. Setelah itu dia langsung mengantarkan pesanan tersebut dan pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah, dia mendapatkan kabar dari salah seorang pekerja Toko Sumber Hidayah, bahwa gudang terbakar.

Tanpa menunggu waktu lagi, dia berangkat ke Grati. dia shok karena api sudah melalap habis isi gudang. asap tebal menyelimuti seluruh gudang dan daerah sekitarnya. Bahkan saking besarnya api, asap hitam pekat terlihat dari sekitar Kota Lumajang. Api baru bisa dipadamkan oleh tim Pemadam Kabakaran sekitar pukul 15.30 WIB.

Gudang seluas 400 san meter ini terdapat 4 ruangan dan semuanya berisi barang dari plastik (seperti timba, sendok, botol, alat masak dan barang barang lainnya). Sedangkan barang-barang lain yang berada terpisah dari ruangan di dalam (ruangan paling selatan). Jumlah yang selamat hanya sedikit.

Hingga kini, petugas kepolisian setempat masih belum dapat menyimpulkan apa yang menjadi penyebab kebakaran dahsat digudang penyimpanan barang berupa platik ini, pasalnya masih dalam penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” imbuhnya. (din)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: