"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, September 9, 2015

Hadapi Idul Adha, Stok Hewan Kurban di Jember Cukup

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk memenuhi permintaan pasar Stok hewan kurban, Jelang Hari Raya Idul Adha, Di Jember Jatim, cukup. Namun harga daging yang mengalami kenaikan akan berimbas naiknya harga sapi hidup.

“Pada intinya untuk stok hewan kurban jelang persiapan Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Jember cukup mas”, kata Viras, SH Kepala Bidang Peternakan melalui Hanifah, SPt Kasi Pakan dan Teknologi Peternakan di Dinas Peternakan, Prikanan dan Kelautan Jember Rabu (9/9).

Menurut Hanifah, untuk sentra sapi potong sudah tersebar dibeberapa kecamatan, antara lain, kecamatan Gumuk Mas, kecamatan Puger, kecamatan Ambulu dan kecamatan Silo. Mengenai kenaikan harga hewan kurban, Hanifah menyebut kewajaran dan akan terjadi tiap tahun. 

Pihak Dinas Peternakan tidak bisa mengintervensi naiknya harga jual hewan ternak seperti sapi, kambing maupun domba. Hal itu dianggap wajar karena  banyaknya permintaan. “Kami tidak bisa mencegah kenaikan harga di pedagang karena menyesuaikan dengan harga pasar”, imbuhnya. 

Pantauan wartawan di beberapa pasar hewan dikabupaten Jember rata-rata harga jual sapi berkisar antara 13 juta sampai 40 juta untuk jenis limosin, sedangkan untuk harga kambing rata-rata 2 juta per ekor.

Kenaikan Harga Sapi dibenarkan oleh Hasan, salah satu pedagang sapi musiman ini mengatakan, harga sapi mengalami kenaikan jika dibanding bulan puasa kemarin. Menurutnya hal itu bukan karena dipicu harga daging yang melambung, melainkan karena tingginya permintaan pasar akan sapi kurban.  “Jika dibandingkan bulan puasa kemarin, rata-rata naik 1- 2 juta  juta per ekor,” terangnya

Keterangan berbeda disampaikan, H Bahrul (37) warga Lingkungan Kaliwining Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari. Menurutnya pedagang sapi ini jelang Hari Raya Idul Adha Jember kekurangan stok sapi terutama sapi jantan. “ Harga hewan kurban khususnya sapi rata-rata naik 2 jutaan mas, mulai kisaran 14 juta hingga 50 juta yang biasa dibeli masyarakat untuk hewan kurban”, ujarnya.

Masih kata H Bahrul, kekurangan stok terjadi untuk jenis sapi jantan. Karena yang akan digunakan sebagai hewan kurban adalah sapi jantan. Begitu juga dengan impor ataupun kiriman dari luar daerah yang tidak masuk ke Jember.

Untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan sapi jantan jelang persiapan Hari Raya Idul Adha H Bahrul blusukan ke sentra peternak sapi lokal di beberapa wilayah kecamatan di Jember. Namun demikian kenaikan dan kekurangan akan sapi jantan masih dianggap wajar jelang Idul Adha. (dik)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: