"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, September 18, 2015

Hewan Kurban Sakit Mata dan Belum Poel Ditemukan Dijual

Lumajang, MAJALAH-GEMPUR.Com. Petugas Dinas Peternakan (Disnak) Lumajang menemukan sejumlah hewan kurban jenis kambing belum layak disembelih, gigi susunya belum powel, Jawa redtanggal, dijual dipasaran.

Hal ini ditemukan Jumat (18/9) saat Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan, di hari pertama yang dijual oleh pedagang disejumlah lokasi, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim yang akan melaksanakan ibadah penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha

Jumlahnya memang tidak besar, dari satu lokasi penjualan hewan kurban didepan Kantor PDAM Lumajang petugas hanya mendapati 4 ekor kambing yang tidak layak kurban.Selain itu petugas juga mendapati sejumlah hewan yang tengah sakit mata.

“Disini tadi kami menemukan ada 4 ekor kambing yang belum powel giginya yang artinya belum cukup umur, kemudian ada beberapa ekor yang mengalami sakit mata bukan termasuik penyakit menular dan berbahaya, dan ada satu kambing yang mehhgalami cidera kakinya terkilir,” kata drh. Doni Afandi, Kasi Kesehatan Masyarakat Vetriner (Kesmavet) Dinas Peternakan Kabupaten Lumajang.

Menurutnya, kegiatan pemeriksaan ini dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Adha, hal ini dilakukan  untuk menghindari hewan kurban yang dijual menderita penyakit, sehingga jika dimakan dagingnya dikhawatirkan dapat menular ke manusia.

Untuk hewan kurban yang tengah sakit, jika tidak terlalu berat pihaknya sudah menyiapkan obat yang diberikan secara gratis, seperti yang ditemukan dilokasi pertama ada sejumlah hewan yang mengalami sakit mata dan pihaknya langsung memberikan obat mata agar tidak menular ke yang lain.

Disnak menghimbau kepada masyarakat yang hendak membeli hewan kurban agar membeli hewan yang benar-benar sehat. “Hindari membeli hewan yang sedang sakit mata atau sakit lainnya. Untuk kambing yang belum powel biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk memberi pelajaran kepada putra-putrinya yang ingin berkurban, tentunya harganya jauh dibawah harga kambing yang layak kurban,” beber drh. Doni Afandi.

Sementara, Hadi (40) warga Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko selaku pemilik lapak dagangan hewan kurban yang berlokasi didepan kantor PDAM Lumajang mengaku dia  berjualan dilokasi tersebut sudah 7 tahun. Untuk kambing yang sakit dia langsung memberikan obat hingga sembuh. “Untuk yang belum powel giginya biasanya dibeli orang untuk belajar anaknya mas,” katanya.

Selanjutnya sejumlah petugas Disnak Lumajang masih terus melakukan pemeriksaan dilokasi lain, agar masyarakat Lumajang yang hendak membeli hewan kurban bisa tenang dan dapat menjalankan ibadah penyembelehan hewan qurbab dengan aman dan lancar. (ek)

Berita Terkait Kesehatan

No comments: