"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, September 9, 2015

Kedatangan Jenazah TKI Malaysia disambut Isak Tangis

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah Tenaga Kerja Indnesia (TKI) Malaysia yang tewas Kamis (3/9), akibat tenggelamnya kapal tongkang di perairan Sabak Berenam, Selangor, Malaysia.

Kedatangan Jenazah Murai (40), warga dusun Kasian, desa Surut, kecamatan Panti, sekitar pukul 14.00 wib Rabu (9/9), disambut isak tangis keluarga, sahabat dan kerabatnya. Usai di Sholatkan, keluarga beserta ratusan pelayat, harus rela mengiringi kepergiannya untuk dimakamkan ke tempat pemakaman umum setempat  

Mertua korban (alm) Mura'i, Hj Siti Aisiyah, sangat sedih dan sok ketika mendengar menantunya ikut menjadi korban tenggelamnya kapal yang kabarnya banyak di tumpangi para Tenaga Kerja Indonesia. Siti Tak banyak bicara, hanya menyampaikan pasrah kepada Allah SWT.

Sementara adik ipar alm Murai Soleha yang mendampingi Aisiyah,  mengatakan bahwa korban ke Malaysia sudah yang kedua kalinya dan sudah bekerja di Malaysia selama 8 bulan di bidang meubel. “ Kakak ipar saya sudah yang ke dua kalinya mas ke Malaysia, sudah dapat delapan bulan tahun yang kedua ini”, kisahnya.

Masih kata Soleha, Murai meninggalkan seorang istri yang bernama Sulana (35) dengan dua orang anak. Yang pertama bernama Junaidi (13) sekarang sedang mondok di pondok pesantren di Desa Suci dan anak kedua Abdus Salam (5,5).

Awalnya keluarga tidak percaya kabar meninggalnyac korban, karena saat berangkat dalam kondisi sehat. Baru percaya ketika mendapat kabar sehari setelah kejadian dari suami Soleha, Soleh yang juga bekerja di Malaysia dan Dinas Tenaga Kerja danTransmigrasi Jember yang datang ke rumah duka Kamis (3/9).

“Kami tidak mendapat firasat apa-apa mas, hanya saja sebelum kejadian Mura’i sering menelpon yang katanya ini mungkin telpon yang terakhir kalinya”, ujar Soleha sedih.

Informasi yang dihimpun di rumah duka bahwa ada dua korban TKI asal Jember yang meningga atas tenggelamnya kapal tongkang disamping Mura’ juga  Ponijan Warga dusun gaplek, desa Suci, Kecematan Panti,  jenasah akan tiba pada Kamis dini hari nanti (Edw)

Berita Terkait Perburuhan

No comments: