"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, September 3, 2015

Penyelenggara Pemilu dan PNS Harus Netral Dalam Pilkada

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Demokrasi akan berkualitas, jika penyelenggara pemilu dan penyelenggara Negara tak memihak dalam Pemilu Kepala Daerah yang digelar 9 Desember mendatang.

Hal itu untuk memastikan agar kompetisi antar kedua paslon benar-benar demokratis dan adil. Salah satu faktor penentu apakah pemilu tersebut demokratis adalah netralitas penyelenggara pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) termasuk para penyelenggara Pemerintah (PNS).

“Salah satu tolok ukur kwalitas penyelenggaraan pemilu itu adalah netralitas penyelenggaranya. Nah, disitulah kwalitas demokrasi kita bisa dilihat,” ujar Eko Imam Wahyudi, praktisi hukum dan pengacara di Jember, saat mendampingi kliennya di Pengadilan Negeri Jember, Kamis (3/9).

Tak hanya penyelenggara, Imam juga menghimbau aparatur sipil negara (PNS) juga harus netral. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan oknum PNS dalam mendukung dan memenangkan salah satu pasangan calon.  “Panwaslih harus berani menindak tegas setiap pelanggaran. Termasuk PNS yang ‘nakal, apabila terbukti melanggar jangan segan-segan ditindak tegas,” jelas dia.

Lebih lanjut dia meminta kepada Panwaslih bersama Satpol PP Jember, untuk segera membersihkan alat peraga kampanye pasangan calon yang bertebaran di sejumlah ruas jalan. Karena, selama ini masih banyak atribut paslon yang masih terpajang di beberapa titik jalan protokol di daerah kecamatan-kecamatan. (midd)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: