"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, September 27, 2015

Wisata Pantai Watu Ulo Kini Sedikan Persewaan Payung

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pernahkah anda berkunjung ke Pantai Wayu Ulo, kawasan wisata Jember selatan berjarak 40 km dari pusat kota dan memakan waktu sekitar 50 menit kini menyediakan persewaan payung.

Untuk menambah penghasilan, selain menjual makanan dan minuman, Sejumlah pedagang juga menyewakan payung. “Kami hanya pengelola saja, pemilik menyewakan payung untuk wisatawan adalah koperasi mantan TKI (Tenaga Kerja Indonesia_red),” ujar Rohman, yang akrab disapa Cak Man, Minggu (27/9).

Menurut Cak Man, dirinya dipasrahi dua buah payung pantai. Dalam sehari jumlah penyewa lumayan,  “Pada hari biasa, antara dua hingga tiga pengunjung yang menyewa. Namun jika hari libur seperti hari minggu maupun hari besar pengunjung yang menyewa payung mencapai lima orang,” tuturnya.

Dalam setiap kali sewa, kata Cak Man, wisatawan cukup membayar Rp 20 ribu. Harga itu tidak dibatasi waktu, tergantung penyewa menempatinya hingga berapa jam. Namun biasanya, para penyewa hanya menggunakan antara 2 hingga 3 jam saja. “Ndak lama, paling 2 sampai 3 jam penyewanya sudah pindah tempat,” ucapnya.

Dari harga sewa 20 ribu, Cak Man mendapat bagian Rp 5 ribu, atau 25% dari total pendapatan. Namun keuntungan bisa lebih dari nilai itu “Biasanya ya pesan es degan atau ikan bakar, karena setiap penyewa juga kami tawari makanan dan minuman dari warung kami,” beber dia.

Sulistiani, salah seorang penyewa menuturkan, harganya tidak terlalu mahal. Apalagi ketika cuaca terik, pasti membutuhkan tempat bernaung.  “Harga 20 ribu murahlah, karena ini kan tempat wisata. Apalagi jika panas begini kan, pasti para pengunjung juga tidak akan keberatan dengan harga segitu,” ujarnya.

Pantauan wartawan, sedikitnya ada 8 buah payung yang berjajar  di pinggir pantai. Setiap payung memiliki 2 kursi sebagai tempat bersandar. Dari tiap 2 buah payung, dikelola oleh satu warung yang juga berjualan dilokasi wisata tersebut. pemiliknya hanya berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi. (midd/ruz)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: