"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, October 22, 2015

Malu, Ibu Tega Buang Bayi Hasil Perselingkuhan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ketika D\fitinggal oleh suami yang sedang bekerja mencari nafkah ke pulau dewata Bali, ibu muda Fitriyah (32), Kamis (22/10) ditangkap polisi, diduga kuat ia melakukan aborsi kandunganya yang ber tujuh bulan.

Kurang tiga hari, dari penemuan mayat bayi laki-laki di persawahan H. Ahmad Sanusi di RT.1/RW. 3 Lingk. Krajan, Kel. Jumerto, Patrang, Rabu siang (21/10), Kanit Reskrim Polsek Patrang Ipda Agus Sutriyono, SH berhasil mengamankan perempuan yang diduga ibu kandung korban. 
    
Setelah diinterogasi secara itensif, Perempuan tersebut diketahui bernama Fitriyah (32), wiraswasta, alamat Lingkungan Krajan RT.02 RW.03 Kelurahan Jumerto Kecamatan Patrang, Jember. kini ditetapkan sebagai tersangka

Menurut Kapolsek Patrang AKP Veibe melalui Kanit Reskrim Ipda Agus Sutriyono, SH, tersangka mengaku sengaja menggugurkan kandungan dengan minum soda dicampur ragi tape serta ramuan obatan keras dan jamu secara berulang-ulang selama 2 minggu.

Ketika ditanya alasan tersangka nekad menggugurkan kandungannya karena malu, hasil perlingkuhan dengan pria idaman lain yang tidak dibuka identitasnya. Sementara tersangka begitu ditangkap langsung dibawa ke RSD. Dr. Soebandi untuk diambil VER (Visum Et repertum).

Untuk kepentingan penyidikan, tersangka diserahkan ke PPAT Polres Jember bersama beberapa Barang Bukti terkait yang disita di rumahnya. diantaranya 5 botol sprite, 2 buah HP, gunting, celana dalam, celana pendek warna coklat, selimut, kaos warna merah masing-masing 1 buah. 

Pengungkapan tersangka bermula dari pembangan penyelidikan selama 3 hari. Rabu siang tersangka akhirnya dapat diamankan beserta beberapa barang bukti lainnya.Tersangka dapat direjat pasal 346 (jo) pasal 181 KUH Pidana dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara.(Edw)

Berita Terkait Kriminal

No comments: