"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, November 26, 2015

Ketahuan Kelola BSM, Kepsek akan Undang Wali Murid

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dana Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang dikelola pihak SDN 04 Banjarsari kecamatan Bangsalsari jadi rasan-rasan wali murid, terbongkarnya pengelolaan BSM ini setelah beberapa siswa memberi tahu orang tuanya.

Atas kejadian ini pihak sekolah kelimpungan dan berniat mengembalikan ke wali murid. “Anak saya bilang kalau 2 kali mendapat bantuan dana BSM, tapi selama ini dikelola pihak sekolah, informasinya pihak sekolah akan mengembalikan sisa dana bantuan tersebut ke wali murid,” ujar Imam salah satu wali murid SDN 4 Banjarsari.

Informasinya, siswa dapat bantuan BSM dua kali, bantuan pertama, dibelikan baju seragam bagian atas senilai 35 ribu serta uang 100 ribu, sedangkan bantuan kedua, sejumlah siswa yang mendapat bantuan oleh pihak sekolah diajak ke BRI guna mencairkan bantuan tersebut, bantuan yang diterima kali ini sejumlah 450 ribu persiswa.

Namun ditengah perjalanan uang tersebut diminta. “Saya tahunya saat anak saya pulang sekolah kelihatan letih, ketika ditanya katanya habis dari BRI Bangsalsari, naik pickup, setelah cap jempol, diberi uang 450 ribu, namun ditengah jalan, diminta kepala sekolah dan komite yang mendampingi ke BRI,” Keluh Imam, Kamis (26/11)

Karena dirinya tidak diberi tahu oleh pihak sekolah, Imam pun mendatangi sekolah dan menanyakan perihal dana tersebut, setelah diberi tahu jika dana yang diterima dana BSM, Imam pun mempertanyakan kegunaan dana tersebut, karena sebagai wali murid dirinya tidak pernah diberi tahu kalau anaknya dapat BSM.

Saat dikonfirmasi, Siti Umarsih Kepala Sekolah SDN 4 Banjarsari, membenarkan jika dirinya meminta uang BSM dari murid yang menerimanya namun tujuan dari meminta uang kepada siswa penerima dana BSM adalah untuk pemerataan siswa yang tidak mendapat BSM.

“Tujuan kami untuk melakukan pemerataan kepada siswa mas, karena saya melihat banyak yang tidak mempunyai sepatu dan bolpoint, jadi bantuan pertama kami gunakan untuk pemerataan dan sudah disetujui wali murid bersama dengan komite, sedangkan yang kedua uangnya masih ada disaya, dan rencananya kami akan kumpulkan wali murid penerima BSM untuk menyerahkan dana tersebut,” ujar Umarsih dengan sedikit gugup.

Sutopo ketua Komite SDN 4 Banjarsari yang juga guru sukwan di lembaga tersebut membenarkan jika pencairan dana BSM yang pertama dibagi secara rata dan atas persetujuan wali murid, “Memang uang dari siswa kami minta kembali untuk pemerataan terhadap siswa lain yang tidak mendapat bantuan mas,” ujar Sutopo.

Sementara Yahya wali murid lain, menyayangkan karena tidak memnberitahu terlebih dulu, sehingga menimbulkan kecurigaan, “kami belum diberi tahu oleh pihak sekolah maupun komite mas, kami tahunya anak saya pulang dari Bank, seharusnya sebelum pencairan dimusyawarahkan dengan wali murid penerima BSM,” sesal Yahya. (ali)

Berita Terkait Pendidikan

No comments: