"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, November 1, 2015

Mesum Dengan Sales, Ibu Muda Digerebek Massa

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Diduga dijadikan tempat mesum, rumah kos milik Sadi (45) warga Warga Desa Tanjungsari Kecamatan Umbulsari, yang dikontrak karyawan sales kecap Sabtu malam (31/10) diggerebek Massa.

Informasi yang berhasil dihimpun di tempat kejadian perkara diketahui bahwa kedua pasangan selingkuh tersebut adalah berinisial HF(25) dengan SLW (23), keduanya adalah warga Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Jember.

HF yang bekerja sales ini sering didatangi SLW, karena sering menginap, warga menduga SLW, istri HF “Awalnya kami menduga keduanya pasangan suami istri, namun kecurigaan ini muncul ketika suami si perempuan datang ke desa kami,” ujar Sapto warga yang ikut penggerebekan. Minggu (1/11)

Sapto menambahkan penggerebekan dilakukan warga bersama Daud Agung Santoso (31) yang tidak lain suami SLW, DAS selama ini merantau di Kalimantan, sekitar 2 minggu ia pulang ke Jember. Atas kejadian ini kedua pasangan selingkug ini digelandang ke Polsek Umbulsari dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Jember.

“Saya sudah mengetahui perselingkuhan ini beberapa bulan lalu saat saya di kalimantan, dan kepulangannya ini untuk memastikan, karena saat pertama kali ketahuan, istri saya berjanji tidak mengulangi perbuatannya dan saya maafkan, lha kok sekarang diulang kembali,” sesal DAS.

DAS juga mengatakan bahwa sebenarnya istrinya SLW dulu ikut ke Kalimantan dan sudah tujuh tahun dirinya bekerja disana, dan selama bekerja ini tidak pernah ada masalah apa-apa, cuma dalam beberapa bulan terakhir SLW tidak ikut ke Kalimantan, dan ternyata dimanfaatkan untuk menjalin hubungan dengan HF.

“Saya sendiri belum punya anak selama menikah dengan SLW, dan setelah kejadian ini saya sudah bertekad untuk menceraikan istri saya setelah proses di Polisi selesai, karena istri saya melakukan kesalahan yang fatal dua kali, dan saya tidak bisa memaafkan,” tambah DAS kepada wartawan. (midd)

Berita Terkait Kriminal

No comments: