"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, November 16, 2015

Ratusan Massa Minta Polisi Usut Penghinaan Pengasuh PP Al-Ishlah

Jember. MAJALAH-GEMPUR.Com. Putra KH. Helmi pengasuh PP Al-Ishlah Mayang Erfan Hamim dan ratusan massa, akan luruk Mapolsek Mayang, terkait ulah Saleh Bonar, yang dianggap menghina KH Helmi, degan kata-kata kotor.

Namun rencana aksi tersebut urung dilakukan, pasalnya Kapolsek Mayang AKP Wardoyo Utomo, yang didampingi Kasat Intelkam Polres Jember AKP Adi Sutrisno, menemui Pengasuh PP All-Islah KH Hilmi guna untuk meredam aksi masa, agar aksi tersebut urung dilakuakan.

Pantauan wartawan di lapangan, ratusan masa dan alumni PP All-Ishlah Mayang, telah berkumpul di dua titik untuk mendesak pihak Kepolisian agar menindak lanjuti, persoalan yang telah dilaporkan, perihal perbuatan yang tidak menyenangkan, terhadap Pengasuh Pondok Pesantren All-lslah.

Bukan hanya mengeluarkan kata-kata yang tak pantas, Warga Mayang, yang dikenal Seorang Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), diduga juga melempar Kyai dengan puntung rokok didepan umum dalam pertemuan dibalai Desa pada hari Jum’at (13/11) lalu.  

Erfan Hamim, Mengatakan Selain meminta kasus tersebut diusut secara tuntas, menuntut Saleh Bonar meminta maaf secara terbuka, kepada KH Hilmi dan Alumni serta kepada masyarakat Manyang, sebab telah melontarkan kata-kata yang tidak pantas serta melempar putung rokoh.”Ungkapnya Senin (16/11)

Salah satu perwakilan dari alumni PP Al-Ishlah. Hasan,  meminta agar masyarakat dan para alumni PP Al-Ishlah untuk bersama-sama mengawal proses hukum yang sedang berjalan dan meminta untuk tetap menjaga situasi kondusif dan aman”Pintanya 

Sementara Kapolsek Wardoyo Utomo, menegaskan bahwa kasus ini sudah ditangani Polres Jember, dipastikan akan diusut tuntas, Wardoyo berharap kepada masyarakat mempercayakan kasus ini kepada polisi dan menjaga kondusifitas, mengingat tidak lama lagi akan berlangsung Pilkada “Pungkasnya (Edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: