"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, November 12, 2015

Tegur Pengendara Motor, Pria Ini Dikeroyok Hingga Babak Belur

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Imron Fatoni (30), seorang pemuda asal Dusun Bregoh Desa Sumberrejo Kecamatan Ambulu, menjadi korban pengeroyokan belasan orang yang ditengarai berasal dari Dusun Ungkalan Desa Sabrang Kecamatan Ambulu.

Akibatnya, disekujur tubuhnya mengalami luka dan harus dirawat ke puskesmas. Peristiwa itu bermula ketika korban bersama adiknya Selasa malam (10/11). menyetorkan cabai di Desa Dukuhdempok Kecamatan Wuluhan. Saat itu, sepulang dari setor cabai, dirinya melewati Pasar Desa Sumberrejo yang kondisi jalannya penuh lubang.

Sesampainya di selatan pasar desa, tiba-tiba dari arah belakang muncul dua pemuda mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Pemuda itu terlihat ugal-ugalan saat memacu motornya, sehingga korban terkena percikan batu yang terlempar akibat gesekan roda motor pemuda tersebut.

“Setelah itu saya menegur mereka agar berhati-hati saat mengendarai sepeda motor. Apalagi jalan yang dilalui rusakd  dab penuh dengan lubang, sehingga menyebabkan batu jalan terlempar dan mengenai saya,” kisah Imron, ketika ditemui di rumahnya, Kamis (12/11).

Awalnya, korban berfikir teguran itu tak berbuntut panjang. Namun, sekitar pukul 22.30 Wib, belasan pemuda mendatangi rumah korban dan berteriak-teriak agar korban keluar rumah. Mendengar teriakan, korban mencoba keluar rumah tanpa mengenakan baju. Dia berusaha menghampiri gerombolan pemuda itu untuk menanyakan maksud kedatangannya.

Ada tiga orang diantaranya membawa celurit, merasa ketakutan dan terancam, korban kemudian berusaha lari dari mereka. Namun sebelum sempat lari, dua orang telah memukulnya ari belakang, sehingga korban pun terjatuh. Dengan sisa-sisa tenaga dia tetap berusaha lari.

Saking banyaknya gerombolan pengeroyok, upayanya gagal dan dirinya menjadi bulan-bulanan. “Awalnya saya bertanya baik-baik. Tetapi saat saya melihat ada tiga orang diantaranya membawa celurit, saya jadi takut dan berusaha lari dari mereka. Namun sebelum sempat lari, dua orang telah memukul saya dari belakang,” ceritanya.

Dari sekitar 15 pengeroyok itu, korban mengenali 3 orang diantaranya. Dalam kesehariaannya, 3 pelaku yang dikenalinya itu dipanggil Benjot alias No, Mamat, serta seseorang lagi yang dipanggil Wawan. Mereka berasal dari Dusun Ungkalan Desa Sabrang Kecamatan Ambulu.

Sementara itu, Kepala Polsek Ambulu Ajun Komisaris Polisi Sugeng Piyanto, belum bisa memberi keterangan resmi soal insiden pengeroyokan tersebut. Karena sejak dua hari terakhir, Kapolsek tengah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Polres Jember.

“Nanti saya tanyakan Kanit Reskrim dulu ya, selama dua hari ini saya mengikuti pelatihan di Polres (Jember) dan belum mendapat laporan tentang kejadian (penganiayaan) itu. Lebih lanjut nanti saya kabari,” katanya, saat dihubungi lewat telpon selulernya. (ruz)

Berita Terkait Kriminal

No comments: