"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, December 21, 2015

Diduga Ban Meletus Bus Pariwisata Hantam Pohon

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Diduga skibat ban meletus, Bus pariwisata Anugrah syarat dengan muatan penumpang Senin pagi(21/12), hantam pohon di pinggir jalan raya Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan.

Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah, pasalnya bagian depan badan bus ringsek serta kaca pecah total. “Beberapa menit sebelum kecelakaan sekitar pukul 07.30 Wib ada bunyi letusan tiga kali, disusul suara teriakan warga dan penumpang” Kata Muslim Fatoni (49)

Selanjutnya, dia keluar rumah untuk memastikan asal suara tersebut. Ternyata, kata Toni, suara ledakan itu berasal dari bunyi letusan roda kendaraan yang mengalami pecah ban, Selanjutnya, bunyi ledakan kedua diketahui saat bus pariwisata ini menghantam sebuah pohon yang berada di sisi kiri jalan, hingga membuatnya rubuh.

Robohnya pohon inilah yang menimbulkan ledakan ketiga, karena mengenai kabel listrik tegangan tinggi, hingga membuatnya putus dan memercikkan api, “Setelah saya melihat, bus itu telah menghantam pohon randu di depan rumah kakak saya,” tambah Toni, seorang warga yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian.

Menurutnya, paska kecelakaan tunggal terjadi, sejumlah penumpang yang diperkirakan 60 orang, panic dan berhamburan keluar bus untuk menyelamatkan diri, sementara sopir dan dua kernet bus saat ditanyakan mengenai kronologi pasti kecelakaan tersebut, masih bungkam.

Pantauan di lapangan terkait Kondisi bus tersebut ditengarai tak laik jalan, nampak terlihat roda bagian depan yang mengalami pecah, ban terlihat mengelupas, Bahkan, terkesan seperti tempelan karet yang dipanaskan. Selain itu, kondisi badan bus ini juga berkarat, dengan cat yang mulai mengelupas di bagian body kendaraan,

Ditanya mengenai kelayakan armada bus tersebut, Kapolsek Wuluhan, Ajun Komisaris Polisi M. Zaenuri belum dapat menyimpulkan, karena menurutnya, untuk mengetahui layak tidaknya sebuah kendaraan itu adalah kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember,

“Untuk menguji kelayakan fisik kendaraan, ahlinya Dishub (Jember), Karena setiap enam bulan sekali, setiap kendaraan angkut menjalani uji kelayakan di Dishub, kami masih mendalami penyebab pastinya termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saki termasuk sopir bus,” ujarnya

Berdasarkan penyelidikan polisi, kecelakaan berawal dari ban depan sebelah kiri Bus bernomor polisi N 7189 UY meletus dan oleng ke kiri, “Setelah meletus, bus itu kemudian menghantam sebuah pohon yang berada di pinggir jalan hingga roboh,” jelas mantan Kapolsek Sukowono ini. (yud/rud)

Berita Terkait Kriminal

No comments: