"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, December 3, 2015

Jelang Pelaksanaan Pilkada KPU Jember Gelar Rakor

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Enam hari jelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada hari Rabo, 9 Desember 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember menggelar Rakor.

Dalam Rapat koordinasi (Rakor) bersama Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), Polres serta Line Officer (LO) penghubung pasangan calon (Paslon) Kamis (3/12) tersebut membahas  persiapan pemungutan dan penghitungan suara berikut pengamanannya

 “Ada beberapa hal yang kami bahas, terutama teknis pemungutan dan penghitungan suara berikut pengamanan masing – masing Tempat Pemungutan Suara (TPS),” Demikian kata Divisi Teknis dan Data KPU, Habib M. Rohan sesuai acara di Media Center KPU Jember

Menurut Rohan, teknis persiapan pemungutan suara seperti penunjukkan saksi untuk setiap paslon, selain itu juga mekanisme rekapitulasi pemungutan suara hingga pergeseran logistik ke tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Seluruh informasi itu kami harapkan bisa terterapkan dengan baik saat pemungutan suara berlangsung. Sehingga, nantinya tidak ada-salah paham karena semua pihak sudah mengetahui mekanismenya,” ujar Rohan.

Mengenai pengamanan, disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Intel Polres Jember, AKP Adi Sutrisno. “Personil kepolisian siap mengamankan jalannya Pilkada. Bahkan, setiap pergeseran logistik harus disertai pengamanan personel Polres Jember,” kata Rohan.

Sementara itu, Ketua Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Jember, Dima Akhyar menuturkan, pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan Pilkada ini, tak terkecuali pemungutan suara yang dianggap sangat vital.

“Selain di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa, kami juga memiliki petugas pengawasan di tingkat TPS, yaitu pengawas TPS. Setiap TPS ada satu petugas. Sehingga menyesuaikan dengan jumlah TPS di Jember, maka jumlahnya sebanyak 4.347 orang,” jelas Dima. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: