"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, December 6, 2015

Masa Tenang, Pasangan Calon Bupati Dilarang Kampanye

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Memasuki masa tenang Pilkada kabupaten Jember, Minggu (612) dini hari hingga 9 Desember 2015, dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jember dilarang kampanye

Disamping itu sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) juga dibersikan oleh sejumlah pihak terkait , yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), Polisi Sektor (Polsek) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Jember.

Penertiban serentak APK dimulai Minggu setelah jam 00.00 WIB.  “Penertiban dilakukan KPU melalui PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), Panwaslih melalui Panwascam, Polsek dan Satpol PP kecamatan,” kata Divisi Sosialisasi dan Hubungan Antar Lembaga KPU Jember, Ahmad Hanafi,

Menurutnya, seluruh petugas tersebut bergerak menyisiri seluruh wilayah di masing – masing kecamatan se Kabupaten Jember. Penertiban ini dilakukan berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) nomor 2 tahun 2015 tentang Tahapan, Program dan Jadwal penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Adapun sejumlah APK yang dibersikan menurut  Hanafi, terdiri dari Baliho, Umbul – umbul, dan Spanduk. Selain itu, pihaknya juga membersihkan poster paslon yang dipasang di tempat – tempat umum, seperti di tembok-tembok, pohon atau tiang listrik.

Selanjutnya tinggal masyarakatlah yang akan menganalisis sejauhmana kemampuan pasangan calon bupatinya secara jernih.”Selanjutnya, bisa menyalurkan pilihannya pada 9 Desember mendatang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) diwilayahnya masing-masing” Pungkasnya.

Menurut  Ketua PPK Tempurejo, Santoso, Penertibkan APK. disamping bersama Panwas, Polisi dan Satpol PP, pihaknya juga mengajak tim sukses kedua paslon.  “Kami mengajak menertibkan APK dini hari, tetapi mereka keberatan dan disepakati dimulai sore hari,” kata pria yang akrab disapa Santo tersebut. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: