"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, December 15, 2015

Petisi Ratusan Kiai Pesantren Untuk Pilkada Jember Damai

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ratusan Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Jember, Selasa (15/12) tandatangani petisi Pilkada damai di Pondok Pesantren Al-Qodiri, Kelurahaan Gebang, Kecamataan Patrang.

Para pemuka agama itu menilai, momentum Pilkada seharusnya menjadi ajang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, bukan malah memecah belah rakyat, hanya karena kepentingan sesaat.

Ketua PCNU Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin mengatakan, Pilkada hanya meruapakan sarana atau alat, bukan tujuan akhir. Sehingga, momentum Pilkada harus tetap dijadikan sebagai upaya dalam menebar sebanyak mungkin manfaat dan maslahat bagi warga, maupun kepentingan seluruh umat.

"Segala perbedaan pandangan dalam pelaksanaan Pilkada tidak harus memecah belah kepentingan bersama. Saat ini sudah saatnya kita semua kembali untuk bersatu dan berikhtiar membangun Kabupaten Jember lebih baik kedepannya," ujar Gus Aab, sapaan akrabnya.

Menurut Gus Aab, kedewasaan berpolitik dan sikap legowo dari pihak-pihak yang turut menjadi bagian dalam Pelaksanaan Pilkada, dapat menjadi barometer penting yang diharapkan mampu membawa sebuah perubahaan mendasar di Jember.

"Kami juga menyerukan kepada semua pihak, untuk tidak memperpanjang dan mempertajam perbedaan pandangan dan pilihan politik. Melainkan, kembali menyatukan diri dalam satu barisan. Mari secara bersama-sama, mendahulukan kemaslahataan, di atas kepentingan sempit pribadi, kelompok dan organisasi," kata dia.

Dengan penandatangan Petisi para Kyai dan Pengasuh Pondok pesantren tersebut,diharapkan mampu memberikan wawasan bagi seluruh pihak untuk menunjukan kesewasaan berpolitik sehingga pelaksanaan pilkada Jember dapat tetap berjalan damai dan aman. (ruz)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: