"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, December 16, 2015

Tekan Penyebaran HIV/Aids, Pemkab Jember Gelar Pemeriksaan Gratis

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dalam rangka memperingati hari Aids Nasional, Dinas Kesehatan bersama Dinas perhubungan Pemkab Jember Rabu (16/12) gelar pemeriksaan HIV/Aids gratis di terminal Tawang Alun Jember.

Pemeriksaan gratjs ini dimaksudkan guna untuk mendeteksi pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV), Acquired Immune Deficiency Syndrrome (Aids), dan untuk mengantisipasi penularan, Orang dengan HIV dan Aids (ODHA) baru.

Kegiatan ini melibatkan beberapa komunitas, Komisi Penangulangan Aids (KPA),  Ogawa (Organinasi Gaya Warna) Gay dan Waria, Langkah Sehat dan Berkarya (Laskar), Dinsos, Rudy, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Komunitas Peduli Aids (Komplid), Pelangi Pendamping Odha,

 “Penularan dan penyebaran HIV/Aids menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini yang mengundang keprihatinan pihak- Pemerintah, sehingga perlu diadakanya sosialisasi dan Folumtouring Conseling And Testing (FCT), HIV/Aids” kata koordinator KPA Jember M.Tamrin,

Sementara Kabid lalu Lintas, Dinas perhubungan, Gatot Triyono, pemeriksaan gratis ini untuk menemukan pengidap baru di Jember. Mengingat penyakit klamin ini tidak hanya terjadi melalui hubungan sexual, bisa-bisa menjangkiti semua kalangan termasuk awak angkutan yang memiliki mobilitas tinggi seperti para supir.

Menurutnya Humas Dinas Kesehatan, Yumarlis. kegiatan yang didahului pemberian konseling  kepada peserta yang terdiri dari para sopir bus dan angkutan kota, serta pegawai terminal,ini guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Mengingat jumlah penderita HIV/Aids di Jember mencapai angka 2.440 lebih.

Dilakukannya pemeriksaan diharapkan ditemukan penderita-penderita baru. saat ini upaya awal adalah menemukan jumlah pengidap HIV/Aids sebanyak-banyaknya, baru kemudian dilakukan pengobatan. Mereka harus mau menjalani prilaku hidup sehat serta prilaku berhubungan sex yang sehat.  Pasalnya mereka akan menjadi orang yang sangat rentan  menjadi pembawa virus dan bisa dengan mudah menularkan ke orang lain.

Yumarlis menambahkan, dalam kegiatan pemeriksaan gratis ini, Dinas Kesehatan juga dibantu sekitar 350 orang komunitas gay dan Waria (Ogawa), yang selama ini cukup aktif  berperan membantu menemukan kasus Pengidap HIV/Aids baru untuk selanjutnya diberikan pengobatan. (edw)

Berita Terkait Kesehatan

No comments: