"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, December 31, 2015

Usai Buang Sampah, Istri Pak RT Dibacok Begal

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Saat pulang membuang sampah disungai, Istri ketua RT Slamet warga Dusun Ajung Wetan Desa/Kecamatan Ajung, Kamis pagi (31/12) menjadi korban pembacokan dua orang begal.

Akibatnya, korban mengalami luka bacok di kepala, punggung dan tangan. Informasi, korban Srihartatik (41) pagi itu sekitar pukul 04.00 WIB ini seperti biasanya membuang sampah rumah tangga di sungai depan gudang PTPN X Ajung yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya,

Merasa ada yang ngikuti, saat pulang, korban menambah kecepatan sepeda motornya, kedua pelaku berkendara  sepeda motor jenis Vega juga mengejarnya, karena takut, korban mengarahkan sepedanya dirumah Abdurrahman, warga sekitar yang hanya berjarak beberapa rumah dari rumahnya.

Kedua pelaku bukannya surut, salah satu pelaku masuk ke garasi rumah dan berusaha merebut sepeda motor beat nopol P 3106 LH milik korban, pelaku satunya tetap diatas sepeda motor, saat berebeut sepeda motor inilah pelaku membacokkan senjata jenis celurit ke tubuh korban, beruntung Abdurrahman pemilik rumah mendengar kegaduhan sehingga nyawa korban tertolong.

“Saya waktu itu mendengar ada suara sepeda roboh dan jeritan bu Sri minta tolong, saat saya keluar, pelaku yang membacok bu Sri juga berusaha menyerang saya, tapi saya berhasil menghindar, kemudian pelaku melarikan diri dan saya kejar serta saya lempar batu tapi tidak kena,” ujar Abdurrahman saat menceritakan kejadian di pagi buta itu kepada wartawan.

Aksi pelaku ini berhasil terekam kamera CCTV yang dipasang di rumah Abdurrahman, “Kejadiannya subuh mas, dan bu Sri memang biasa membuang sampah pada pagi hari, gak tau kok tiba-tiba belok ke rumah saya, andaikata dia menuju rumahnya sendiri yang hanya berjarak beberapa meter lagi, mungkin bu Sri akan dihabis ditengah jalan, dan juga tidak akan ada yang tahu,” beber Abdurrahman.

Srihartatik menceritakan bahwa saat itu dirinya tidak berpikir mau kemana, dirinya langsung membelokkan sepeda motornya ke rumah Abdurrahman, “Saya pikir pelaku tidak mengejar saya, ternyata tetap mengejar saya meskipun saya sudah di depan pintu rumah pak Abdurrahman,” beber Srihartatik.

Dari pantauan wartawan ini, beberapa bercak darah terlihat memenuhi garasi milik Abdurrahman, diantaranya di kursi yang ada di luar rumah serta di teras garasi, dari rekaman CCTV, pelaku terlihat menggunakan jaket jins, bertubuh tinggi serta menggunakan helem teropong. (ali /min)

Berita Terkait Kriminal

No comments: