"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, January 9, 2016

Anggota Komisi VII DPR RI Akan Meminta Penjelasan PT Antam

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Rencana PT Aneka Tambang (Antam) yang akan menambang emas di Silo mendapat reaksi keras masyarakat. Setelah LSM dan PMII gelar aksi protes, anggota DPR RI juga angkat bicara.

Rencana penambangan emas ini terkuak ketika Pejabat (Pj) Bupati Jember, Supaat menyampaikan usai kegiatan Forum Silaturahmi Daerah. "Untuk kegiatan eksplorasi pertambangan emas di Kecamatan Silo saat ini sudah dalam proses perizinan di Pemerintah Provinsi Jawa Timur," kata Supaad di Hotel Panorama Senin (28/12)

Menurut Pj yang juga menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemprov Jatim, saat ini sedang proses studi kelayakan di Pemprov "kemudian baru dilakukan lelang untuk menentukan siapa yang menang dalam mengelola tambang emas itu," ucapnya.

Bahkan Ia mengakui kabar tersebut akan membuat potensi konflik sosial di Jember akan menghangat, sehingga ia meminta semua pihak melakukan penanganan yang baik terhadap masalah pertambangan itu, agar tidak terjadi konflik seperti di daerah lain seperti Kabupaten Lumajang.

Tak ayal stetmen tersebut mendapat reaksi keras dan perlawanan dari LSM Mina Bahari dan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jember, mereka menutut Pemkab mensterilkan kabupaten Jember dari aktifitas pertambangan emas.

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Hariadi berharap Pemprop Jatim dan Pemkab Jember membuka diri kepada masyarakat atas rencana pemberian ijin. Pasalnya sejauh ini terkesan dilakukan secara diam-diam, sehingga sangat wajar jika menimbulkan praduga-praduga di tengah masyarakat.

“Kejadian salim kancil di kabupaten Lumajang harus dibuat pelajaran bagi Pemerintah Propensi (Pemprop) Jawa Timur dan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jember dalam memenuhi unsur kehati-hatian dan transparansi dalam kebijakan pemberian ijin pertambangan”. Ungkapnya Sabtu (9/1)

Menurut Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) IV Jatim ini, Harus ada pelibatan terhadap seluruh elemen masyarakat Jember khususnya dalam proses tersebut. Karena rakyat Jember harus memahami azas manfaat atau mudaratnya dari adanya penambangan di wilayahnya.

Agar rencana ini tidak semakin runyam, Dirinya berancana akan melakukan klarifikasi kepada PT Antam “Saya selaku bagian dari masyarakat Jember yang juga merupakan anggota Panja Minerba akan meminta kepada pihak Antam untuk memberikan penjelasan terkait rencana penambangan di Jember” Pungkasnya. (eros)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: