"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, January 10, 2016

Buka Akses Jalan, Koperasi Ketajek Makmur Bangun Jembatan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Buka akses jalan, pengurus Koperasi Ketajek Makmur dan masyarakat Panti, bangun jembatan yang menghubungkan dusun Kahendran ke dusun krajan desa Pakis, dan akses ke desa Suci.

Pembangunan jembatan di tanah pengairan dan perhutani KPH Jemberini, di mulai sejak akhir tahun Senen (28/12/2015), yang direncanakan selesai dua bulan ini menghabiskan anggaran sekitar 250 juta, dipeoleh dari hasil swadaya pengurus, anggota Koperasi dan masyarakat yang peduli dengan akses jembatan.

Motivasinya membuka akses jalan ini, karena sebelumnya untuk menuju dan keluar dusun tersebut sulit, karena warga terpaksa harus nyebrang melalui sungai berbatu tersebut. Sehingga ketika banjir, saat musim hujan tiba, sangat membahayakan keselematan warga.

Disamping itu untuk mengantisipasi agar warga dapat dengan cepat meninggalkan dusun apabila sewaktu-waktu terjadi banjir bandang dan tanah longsor, seperti yang pernah terjadi di Panti  pada 2 Januari 2006 lalu, pasalnya keberadaan tempat tinggal mereka, di lereng gunung, yang memang terletak di dataran tinggi.

Menurut Ketua Koperasi Khoirul Suparjo, jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi, jika terjadi bencana, berguna untuk cepat keluar, “terutama untuk warga dusun Kahendran RT 09 RW 05, yang selama ini terisolir”, terang Suparjo yang didampingi pengurus Koperasi seperti syair.

Disamping itu  dengan jumlah penduduk sekitar 250 KK ini juga dapat untuk akses perekonomian apabila musim panen tiba, pembangunan jembatan dengan anggaran sebesar 250 juta tersebut murni hasil  swadaya masyarakat dan pengurus Koperasi, termasuk sumbangan 50 sak semen dari kepala desa.

Suparjo menambahkan,  jadi anggaran tersebut tak ada bantuan dari anggaran pendapatan belanja daerah(APBD) Jember. Bahkan warga sekitar banyak yang bekerja tanpa dibayar karena jembatan tersebut sangat-sangat dibutuhkan bagi mereka’’ujarnya (eros/rulla)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: