"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, January 12, 2016

Diduga Ada Cukong Di Balik Maraknya Illegal logging Di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Dibalik ingginya angka Illegal logging di kawasan hutan Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Ambulu, diduga karena ada bandar besar yang mendanai sindikat pembalakan.

Akibat maraknya illegal logging, dari tangan para penjarah pada tahun 2015 BKPH Ambulu. KPH Jember mengaku telah berhasil mengamankan sekitar 400 meter kubik kayu gelondongan, para pelaku ditengarai pemain lama yang memiliki jaringan luas dibidang penjarahan kayu hutan.

“Kami curiga ada pedagang besar yang memberikan modal. misalnya saja, sepeda motor 6 unit, senso (gergaji mesin) yang sudah dimodifikasi? harganya sudah berapa? Kalau tidak ada yang medanai” Ungkap Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Ambulu, Sukatno. Selasa (12/1)

Persoalaan perekonomian masyarakat sekitar hutan, menjadi faktor tingginya angka penjarahan, dengan iming-iming sesuatu dari cukong membuat warga terprovokasi melakukan pencurian. “Para cukong menjerat pelaku untuk melakukan pencurian kayu terus menerus tanpa memikirkan dampaknya. “ lanjutnya.

Untuk langkah pencegahan, Sukatno menyerukan segenap jajarannya melakukan pendekatan terhadap sejumlah tokoh masyarakat sekitar hutan. Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk menyosialisasikan dampak kerusakan hutan terhadap masyarakat sekitar.

Nanti kita akan mengundang masayarakat, tokoh, masyarakat, LSM serta ormas ormas lainnya, dan juga Termasuk sejumlah kelompok warga yang diindikasi sebagai pelaku juga akan diberi pengertian, terutama mengenai dampak kerusakan hutan.

Yang pasti kita akan mencari sumbernya (bandar) , Karena kalau hanya batangnya saja ya beginilah, di pangkas akan semi lagi , namun kalau pohonnya kita potong dan kita cabut bersama akar akarnya pastinya akan selesai , begitulah perumpaannya mas. ” pungkasnya sambil tersenyum. (yond)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: