"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Sabtu, 23 Januari 2016

KPU Akhirnya Tetapkan dr Faida Sebagai Bupati Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Meski sempat tertunda karena gugatan salah-satu paslon ke MK, Komisi Pemilihan Umum (KPU), akhirnya tetaplan dr Faida sebagai bupati dan wakil bupati periode 2016-2021 .

Penetapan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 dr Faida – Muqit Arief sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jember setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan paslom Nomor Umru 1 Sugiarto – Dwi Koryanto yang dikeluarkan pada Jum’at (21/1) kemaren.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, Achmad Anis, penetapan ini merupakan kelanjutan dari tahapan Pilkada 9 Desember 2015 lalu, yang sempat tertunda karena adanya gugatan salah satu pasangan calon ke Mahkamah Konstitusi.

"Penundaan (penetapan) itu karena perintah undang-undang, penetapan ini juga perintah undang-undang. Hal ini setelah adanya keputusan MK yang menolak gugatan pasangan nomor urut 1," kata Anis, usai memimpin rapat pleno penetapan Sabtu malam (23/1), di Aula Hotel Panorama,

Keputusan Mahkamah Konstitusi itu menurut Anis, dikeluarkan, dengan nomor 140/PHP.BUP-XI/2016. Sehari setelah keputusan MK tersebut, KPU Jember menerbitkan surat keputusan yang berisikan penetapan Faida – Muqit Arief, sebagai kepala daerah kabupaten Jember terpilih.

Pasca penetapan ini, KPU Jember akan menyampaikan hasilnya ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), untuk diputuskan melalui paripurna Istimewa, serta ke DPR RI, sebagai laporan. “Setelah menyampaikan laporan, tugas kami selesai, dan menunggu jadwal pelantikan dari menteri dalam negeri,” pungkas Anis.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Jember, Achmad Anis, mengatakan, secara keseluruhan, proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember berjalan dengan baik. “Walaupun kita mengetahui adanya aspirasi dari masyarakat, namun itu juga disampaikan dengan benar, tepat dan sesuai konstitusi,” kata Anis.

Menurut Anis, dinamika dalam Pilkada di setiap daerah itu merupakan hal yang wajar, pasalnya, hal itu juga menjadi ilmu dan pendidikan politik bagi masyarakat. “Yang terpenting tidak ada gejolak atau konflik di kalangan masyarakat,” ucapnya.

Sementara Bupati terpilih dr Faida menyatakan kesiapannya melaksanakan 22 program yang dijandikan ”Kami siap bekerja sama dan bersinergi frngan semua pihak, seraya berharap masyarakat mengakhiri segala macam perbedaan pilihan karena Jember hanya bisa dibangun apabila masyarakatnya bersatu” ajaknya

Disamping itu Faida menyampaikan rasa terima kasihnya, atas suksesnnya pelaksanaan pesta demokrasi di Jember, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan damai. “Ini tak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakt dan seluruh pihak terkait. “Saya ucapkan terima kasih atas dukungan seluruh warga Jember,” katanya.

Menurut Faida, penetapan ini menjadi gerbang baru untuk Jember. Pihaknya telah sepakat untuk mengikuti tahapan demi tahapan Pilkada. “Setelah ini, kami menyiapkan untuk merealisasikan 22 janji kerja. Kami fokus pada hari esok yang lebih baik,” Katanya usai menerima Berita Acara Penetapan.

Diakhir pernyataannya  direktur Rumah Sakit Bina Sehat ini ini menyampaikan bahwa kemenangan ini sejatinya adalah kemenangan seluruh masyarakat Jember, sekarang sudah tidak ada lagi salam 1 jari dan atau salam 2 jari.  yang ada salam 3 jari “Mari kita salam 3 jari, tanda persatuan Indonesia,” pungkasnya. (edw/midd/eros)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: