"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, January 27, 2016

Penambang Emas Liar Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Lobang Galian

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Lima hari tak pulang, Eko setiawan (25), Rabu Malam (27/1) ditemukan tewas membusuk didasar lubang galian tambang emas liar di kawasan Gunung Manggar Desa Kesilir, kecamatan Wuluhan.

Pemuda asal Dusun Wuluhan, Desa Dukuh Dempok, yang informasinya baru sebulan mencari sisa emas di bekas lobang tambang liar yang ditinggalkan pemiliknya (Ngamen; red) ditemukan sekitar jam 13.00 wib di petak 14a RPH, Glundengan BPKH, dan baru bisa diangkat sekitar jam 20.00 malam.

Saat ditemukan, kondisi jasat bapak satu anak ini, dalam kondisi membusuk dengan bau menyengat. “korban berpamitan pada keluarga Sabtu (23/1) pukul 08.00 Wib namun hingga empat hari belum pulang sehingga keluarga kwatir”, Demikian kata Kapolsek Wuluhan, Ajun Komisaris Polisi M. ZaenuriS.Sos, Rabo Malam

Setelah mendapat laporan keluarga, Polsek Wuluhan, petugas perhutani, dan warga, menyisir ke kawasan Curah Macan Gunung Manggar. “Setelah kami cek, ternyata benar, korban telah ditemukan tewas dengan kondisi yang membusuk didasar lubang galian tambang,sedalam 20 meter” kata Zaenuri.

Menurut rang tua korban, Poniman bahwa anaknya yang sebelumnya jadi kuli bangunan, sebulan terahkir mencari sisa-sisa emas dibekas lubang galian, setiap dua hari pulang, namun saat kejadian empat hari tidak pulang, sehingga keluarga was-was” Ujar Poniman bapak korban saat dikamar mayat RS dr Soebandi Jember,

Lanjut Poniman pada hari Selasa (26/1) ke empat berusaha mencari keberadaan anaknya, namun masih belum juga ditemukan, pada hari ke lima baru ditemukan di salah satu lobang dengan kedalaman 20 meter, Saat ditemani oleh Joko Sudarmanis (27) Kakak Korban”Ungkapnya

Evakuasi berjalan cukup lama, karena medan yang terjal dan licin. Baru sekitar pukul 20.00 Wib, jenazah korban berhasil dibawa ke Mapolsek Wuluhan untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Dokter Soebandi guna untuk dilakukan otopsi.

Sementara Polisi belum bisa menyimpulkan, apa yang menjadi penyebab korban tewas. Setelah hasil otopsi didapatkan, aparat akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban tersebut.(edw)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: