"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Tuesday, January 5, 2016

Piala WTN Diarak Keliling Kota Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Setelah menanti sekitar 22 tahun, Pemkab melalui Dinas Perhubungan dan Forum lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Jember, akhirnya menerima piala WTN dari Presiden Joko Widodo.

Sebagai apresiasi, dan rasa bangga, atas perolehan Piala Penghargaan Tertinggi Bidang Lalu Lintas, Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) ini Selasa (5/1) diarak keliling kota, namun demikian masyarakat diminta untuk tidak terlena.

“saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mempertahankan. Karena memang lebih susah untuk mempertahankan dibandingkan merebut WTN,” ungkapnya Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Isman Sutomo,

Tampak kawalan ketat dari rombongan motor patwal Satlantas Polres Jember, menuju jalan utama yang diikuti rombongan patwal Dishub dan rombongan Gus Ning Jember, rombongan musik patrol juga menggiringi arak-arakan rombongan tersebut, sehingga suasana semakin meriah.

Sebenarnya, kata Isman, kemenangan kota Jember meraih katagori kota sedang yang meraih Piala WTN ini sudah diketahui sejak November 2015 yang lalu.  Pialanya baru diterima di Istana Negara dan diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada 23 Desember 2016 lalu,” paparnya.

Isman pun mengaku bangga atas diraihnya piala WTN oleh Kabupaten Jember ini, karena bukanlah pekerjaan yang mudah untuk mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang lalu lintas ini, tentunya keberhasilan ini berkat dukungan dari semua pihak.

“Salah satu wujudnya adalah terkait dengan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas. Dan dalam waktu dekat akan membuatkan monumen penghargaan WTN sehingga diharapkan masyarakat pun juga punya rasa memiliki akan penghargaan WTN tersebut,” ujarnya.

Sejauh ini, menurut Isman, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih mencapai 80 persen. Isman juga mengharapkan bantuan kembali kepada semua pihak dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas.

“Saya juga meminta kepada semua jajarannya untuk terus bekerja giat dalam mewujudkan masyarakat Jember yang tertib berlalu linta di jalan. Karena kalau istilah lebih sulit mempertahankan dibandingkan merebut,” pungkas Isman.

Ketika ditanya terkait dengan perubahan trayek baru pada tahun 2016 ini, Isman mengutarakan kalau tidak ada perubahan pada jadwal trayek tersebut dalam waktu ini, sebab terminal Tawangalun sudah menjadi pengelolaan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. (Edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: