"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Minggu, 31 Januari 2016

Tim Roadshow B20 Sosialisasi Biodiesel Di Pesantren

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk memperluas sosialisasi, Tim Roadshow B20 datangi Kabupaten Jember Jawa Timur. Kedatangan tombongan Tim ini juga melakukan pertemuan dengan pimpinan Pondok Pesantren Al-Qodiri.

Roadshow ini merupakan kegiatan Kesiapan Kendaraan Bermotor Diesel Terhadap Pelaksanaan Mandatori B20 (1 Januari 2016). Di Pesantren pimpinan KH Muzaki Syah di Jalan Manggar itu juga dilaksanakan show kendaraan yang berbahan bakar B20 atau Biodiesel 20% yang telah menempuh perjalanan dari Jakarta sejak 27 Januari lalu.

Sebanyak 15 kendaraan berbagai jenis yang menggunakan bahan bakar Biodiesel 20% (B20) tersebut akan melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di seluruh Jawa antara lain Tegal, Semarang, Surabaya, Jember, Malang, Solo, Yogyakarta, Dieng, Bandung, Serang, dan Merak. Perjalanan akan berakhir pada tanggal 5 Februari 2016.

Karena sudah menjadi program pemerintah dan bertujuan mulia, program sosialisasi B20 patut memperoleh dukungan masyarakat. Apalagi bahan bakar campuran solar (80 persen) dan biodiesel (20 persen) tersebut sudah teruji dan lebih ramah lingkungan.

Wakil Asosiasi Produsen Biodiesel Indonesia (Aprodi), Irma Rahmania, mengungkapkan bahwa biodiesel 20 itu sudah digunakan semua mobil berbahan bakar solar, selama ini tidak terdengar keluhan. “SPBU yang menjual solar itu sebenarnya biosolar, jika masih tertulis solar itu hanya karena belum diganti.”. Jelasnya.

Jika saat ini kebutuhan solar diperkirakan sebesar 16 juta liter maka untuk terwujudnya biodiesel 20 menurut Irma  diperlukan sekitar 3,2 juta kilo liter biodiesel dan itu sudah bisa dipenuhi oleh Aprodi. "Kapasitas terpasang kita 6,8 juta kilo liter karena itulah kebutuhan untuk biodiesel sangat bisa kita penuhi. Jumlah kapasitas terpasang itu baru berasal dari 17 perusahaan  dari 20 perusahaan yang tergabung di Aprodi”. Tambahnya.

Tahun 2014, pernah dilakukan uji ketahanan kinerja mesin dengan jarak tempuh 100.000 km dengan bahan bakar biodiesel 20. “Hasilnya cukup memuaskan, baik kendaraan yang menggunakan B0 (solar) maupun yang menggunakan B20 tak ada keluhan”. Tambahnya.

Kinerja kendaraan berbahan bakar B20 tak ada perubahan yang signifikan atau sama dengan B0. “Nah, emisi gas CO, NOx, HC dari mobil berbahan bakar B20 atau Biodiesel 20%  ini ternyata lebih rendah dibandingkan yang berbahan bakar solar” Pungkasnya. (midd)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

Tidak ada komentar: