"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, February 26, 2016

Pelaku Jambret Nangis-nangis Saat Di Introgasi Polisi

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dua pelaku penjambretan Ardi Aryanto (20) dan Samsul (30) Jum'at (26/2) ditangkap oleh anggota polsek Puger di Jalan Raya Puger Dusun Kebon Desa Tutul dan digelandang ke Mapolsek Balung.

Penangkapan salah-satu pelaku, warga dusun Krajan Rt 01 Rw 04  Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro ini sempat merepotkan dan membuat Polisi kesal, pasalnya dia menangis merintih kesakitan dan meminta membawanya ke rumah sakit, saat diminta diam, pelaku malah mengeraskan volume suaranya.

Demi kemanusiaan, polisi kemudian memanggil dokter dari puskesmas setempat, untuk mengobati luka-luka di tubuh pelaku, karena terjatuh seusai menjambret. "Diam, jambret kok nangis," bentak salah seorang anggota polisi, yang kala itu tengah melepas borgol pelaku di tahanan Mapolsek Balung.

Kapolsek Balung, Ajun Komisaris Polisi Heri Supadmo, menuturkan, pelaku diserahkan Polsek Puger, setelah tertangkap warga di area tebuan, Jalan Raya Puger, Desa Tutul. Luka-luka yang dialami pelaku karena terjatuh dari motor, setelah menabrak seorang pengendara sepeda, di depan Kantor Desa Jambearum, Kecamatan Puger.

Awalnya, warga yang mengetahui ada kecelakaan berusaha menolong, namun, tak lama kemudian, seorang perempuan korban penjabretan datang, sehingga warga langsung menghubungi Polsek Puger. "Sementara untuk korban yang tertabrak pelaku, dikabarkan meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Balung," kata Heri.

Karena tempat kejadian masuk di wilayah Kecamatan Balung, sehingga Polsek Puger menyerahkan kasus tersebut ke mapolsek setempat. "Saat ini, keduanya masih dimintai keterangan, berdasarkan penyidikan sementara, tersangka mengaku melakukan aksi penjambretan di Balung sebanyak dua kali," ujar Heri.

Kendati demikian, sambung Ajun Komisaris Polisi Heri Supadmo, polisi akan terus melakukan pengembangkan atas terjadinya kasus penjambretan yang terjadi tersebut. Karena tidak menutup kemungkinan, aksi yang dilakukan oleh tersangka lebih dari yang diakui  (yonud)

Berita Terkait Kriminal

No comments: