"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, February 5, 2016

Serang Mapolres Jember, Empat Teroris Berhasil Dilumpuhkan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Polres Jember, Jum’at (5/2) tembak mati dua dari empat anggota teroris saat bereaksi memasuki Mapolres. Mereka mengawali aksinya dengan melumpuhkan anggota Polisi, di Pos Penjagaan.

Dua lainnya memasuki ruang tahanan. seorang tahanan disandra dan ditodog senjata api, akibatnya kondisi dan situasi di Mapolres mencekam. Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif, SH, SIK, Msi, yang memimpimpin pasukan langsung memerintahkan anggotanya siaga dibeberapa titik lokasi.

Kemudian, polisi meminta teroris menyerah dan melepaskan sandera, namun tidak digubris, bahkan mereka berteriak seraya melepaskan tembakan membabi buta. Untuk menghindari jatuhnya korban jiwa, terpaksa para siniper yang dipersiapkan mengeluarkan tembakan dan melumpuhkan dua anggota teroris itu.

Termasuk dua teroris lainnya yang berada di Pos Penjagaan juga berhasil dilumpuhkan. Dua anggota teroris yang menyandera tahanan, tewas di halaman Mapolres. Polisi langsung melakukan olah TKP dan kondisi aman dan sitisuasi kembali normal.

Semuanya itu hanyalah Simulasi Penanganan Teroris Serang Mapolres, Jember Itulah gambaran simulasi penangan terorisme yang dilakukan Polres Jember. Menurut Sabilul, aksi terorisme bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, termasuk di Mapolres Jember.

“Simulasi ini sebagai Respon Polres Jember setelah terjadinya Kotak senjata antara Anggota Kepolisian dengan Teroris di Jalan MH Tamrin Jakarta, dengan latihan ini jajaran anggota Polres Jember bisa bertindak cepat dan mengerti apa yang harus dilakukan dan tindakan cepat.”Tegas AKBP M Sabilul Alif

"Agar Jajaran Pores Jember Sigap, Cepat dan tanggap serta tau apa bila ada serangan gerombolan teroris, mendadak, Karena itu, kita melatih anggota kita bagaimana langkah-langkah menghadapi teroris," ungkap Sabilul di sela-sela simulasi.

Sejauh ini, Tambah Sabilul, simulasi yang dilakukan cukup baik. "Hanya ada beberapa yang perlu diperbaiki. Dan simulasi ini, akan terus kita lakukan," tegas Sabilul. Dirinya berharap peristiwa di Indonesia tidak terjadi lagi. "Semuanya pasti berharap situasi aman terkendali," Pungkas Sabilul.(edw/yond)

Berita Terkait Kriminal

No comments: