"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, March 3, 2016

Bocah Tenggelam Di Sungai Bedadung Ditemukan Meninggal

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Dimas Ahmad Rafael (8) Bocah Karang Waru Kelurahaan Mangli, Kecamataan Kaliwates,  yang hilang terseret arus sungai Bedadung, sejauh 15 KM tiga hari lalu Kamis (3/3) akhirnya temukan.

Setelah melakukan proses pencariaan dan penyisiran selama 3 hari terakhir, Tim gabungan yang terdiri dari personil Kepolisiaan,Basarnas dibantu warga berhasil menemukan bocah malang tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban ditemukan terapung di aliran arus sungai Kali Bedadung tepatnya di Dam 1 Rowo Tamtu, Kecamatan Rambipuji yang berjarak 15 Kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang, Senin (29/2) pukul 17.30 Wib

Kapolsek Kaliwates, Kompol Susiyanto mengatakan,korban ditemukan oleh tim gabungan setelah 3 hari terakhir melakukan penyisiran. Penyisiran dilakukan mulai dari sekitar selokan yang menjadi lokasi awal korban hilang hingga radius 20 kilometer dari TKP.

"Kita bagi dua tim untuk mencari korban,pencariaan hari pertama dan kedua hasil pencariaan nihil,baru hari ke tiga ini jasad korban kita temukan di sekitar Dam Rowo Tamtu, sekitar jam 09.00 pagi "ujar Susiyanto

pihaknya segera melakukan penyisiran bersama petugas BPBD, Basarnas, dan TNI, di sepanjang aliran Sungai Bedadung, namun baru hari keempat ditemukan

“Jasad korban pertama kali diketahui oleh warga yang tengah mencari pasir sungai, Saat itu, warga melihat sesosok mayat dengan kondisi terlungkup di bantaran sungai dengan mengenakan kemeja taqwa warna biru, celana panjang kain warna hitam, serta kondisi tubuhnya telah membengkak.”Jelasanya

Kronologis hanyutnya Siswi kelas 1 MI Al Hidayah Mangli itu, pada Senin malam kemarin (29/3) saat korban bermain bersama teman sebayanya pada di genangan air di sekitar lokasi selokan 

Saat asyik bermain, tiba-tiba sandal korban terlepas. Korban berusah mengambilnya, namun naas, korban tepelset jatuh ke selokan yang arusnya cukup deras hingga terbawah arus dan terhanyut masuk ke sungai Karang Waru 2 yang hanya berjarak 3 meter dari lokasi awal korban bermain.

"saat ini jenazahnya sudah kita bawa ke RSD.Dr.Soebandi selanjutnya akan kita serahkan kepada pihak keluarga,"imbuhnya.

Orang tua korban Ahmad Jaelani Abdillah dan Dian Sofyiana hanya bisa pasrah atas peristiwa naas yang menimpa putranya itu. Ia menilai peristiwa itu sebagai bentuk musibah yang mesti diterima dengan ikhlas. (edw)

Berita Terkait Peristiwa

No comments: