"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, March 26, 2016

Buang Sampah Sembarangan Dapat Membunuhmu

Malang, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sampah selalu menjadi masalah, karena dianggap sebagai sesuatu yang kotor. Sampah yang dibuang sehari-hari juga dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia dan lingkungan.

Bila dibuang sembarangan akan menjadi sumber pencemaran lingkungan dan sumber penyakit bagi manusia, bahkan bila dibuang pada tempatnya pun bukan berarti masalah terselesaikan, karena timbul permasalahan baru berupa tempat pembuangan akhir.

Semakin tingginya jumlah penduduk dan aktivitasnya, membuat volume sampah terus meningkat. Untuk mengatasi masalah sampah diperlukan biaya yang tidak sedikit dan lahan yang luas. Disamping itu, jika tidak dikelola dengan baik tentu saja membahayakan kesehatan dan lingkungan.

Sampah menjadi hal yang mengerikan. Indonesia saat ini menjadi urutan kedua setelah Cina untuk membuang sampah terbanyak kelautan. Hal ini dikarenakan jumlah populasi dari kedua Negara tersebut cukup lumayan besar. Jika hal ini terus dilakukan dalam kurun waktu lama, lautan di dunia penuh dengan sampah.

Pikirian seperti hanya terlintas oleh beberapa orang saja. Bahkan selogan – selogan dihiraukan hanya sebagai hiasan tanpa mengatahui maksudnya. Banyak persepsi seperti ini “Buanglah Sampah PadaTempatnya” hal tersebut menunjukkan bahwa sampah hanya untuk dibunag tanpa diamanfaatkan.

Membuang sampah sudah jadi kebiasaan masyarakat, apalagi dibebani retribusi, sehingga dianggap sampah urusan pemerintah. Bahkan perilaku membuang sampah menjadi tidak terkontrol, dan masih banyak anggota masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan, tidak pada tempat yang disediakan.

Salah satu kota besar di Indonesia, di Jakarta sampah merupakan salah satu ancaman terbesar. Karena banyak tempat kosong dijadikan bangunan – bangunan yang mewah, seperti mall, apartemen, dan yang lainnya tanpa memikirkan tempat atau lahan untuk pembuangan sampah akhir.

Menyempitnya lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak dihiraukan oleh beberapa orang terurtama para produsen serakah. Sifat acuh tersebut dan minimnya pengetahuan membuat semakin memperparah keadaan. Seperti kemarin tahun baru 2016 terhitung jumlah sampah pada hari itu sejumlah 7000 ton.

Bisa dibayangkan dengan jumlah sebesar itu, namun tidak ada tempat untuk pembuangannya. Saat ini wali kota Jakarta Utara melakukan percobaan dengan memberi arahan terhadap warga agar mengelola sampah atau memilah – milah dahulu sebelum di buang ketempat pembuangan akhir.

Sampah merupakan sumber penyakit, baik langsung maupun tak langsung. Secara langsung sampah tempat berkembangnya berbagai parasit, bakteri dan patogen, sedangkan tak langsung, merupakan sarang pembawa penyakit seperti lalat, kecoa, tikus, dan hewan lainnya.

Sampah yang membusuk, merupakan sarang patogen dan pembawa penyakit. Berbagai penyakit yang dapat muncul karena sampah yang tidak dikelola dengan baik antara lain adalah, diare, disentri, cacingan, malaria, kaki gajah (elephantiasis) dan demam berdarah.

Ini merupakan ancaman bagi manusia, yang dapat menimbulkan kematian. Akan tetapi beberapa masyarakat tidak menganggap bahwa sampah penyumbang penyakit paling besar. Lingkungan yang tidak sehat, juga berpengaruh dalam kesehatan masyarakat maupun lingkungan sekitar sampah tersebut.

Berikut beberapa masalah yang timbul akibat sampah, yaitu: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Penyakit adalah kondisi dimana tubuh seseorang sedang tidak dalam kondisi tidak baik atau tidak sehat.

Manajemen sampah yang baik menjadi alternative yang efektif untuk mengatasi masalah sampah saat ini. Di Indonesia manajemen sampah yang baik belum terkoordinir dengan baik. Dibuktikan dengan masih banyak sampah yang berserakan dan masalah yang timbul akibat sampah.

Manajemen sampah dapat terwujud jika masyarakat sadar akan bahayanya sampah yang sangat merugikan dan mentaati peraturan yang ada. Tidak hanya sebagai wacana namun dilakukan dengan tindakan yang nyata. Dengan tindakan seperti itu maka manjemen sampah akan terwujud dan berjalan dengan baik. 

Dari penjabaran di atas maka sudah dipastikan bahwa sampah bukan masalah yang sepeleh yang diabaikan begitu saja. Sampah menjadi masalah yang menakutkan diberbagai tempat dan negara. Saat ini sudah banyak sampah yang menumpuk disekitar kita, seperti di sungai yang sangat menjadi ancaman saat musim hujan.

Banyak kerugian yang terjadi jika sampah dibiarkan begitu saja, seperti banjir saat musim hujan dan banyak penyakit yang timbul akibat dari sampah yang menumpuk. Jadi sangat diperlukan melakukan manajemen sampah agar pemersalahan sampah bisa dikoordinir dengan baik dan kerugian bisa diminimalisasi.

Manajemen sampah sebaiknya diajarkan sejak dini, agar terbiasa melakukan manajemen sampah dengan baik. Jika tidak ada tindakan atupun kesadaran, maka tidak ada lagi tanah yang bisa ditempati karena tertutup oleh banyaknya sampah dan dapat mengakibatkan punahnya hewan, tumbuhan maupun manusia. (*)

*). Oleh ; IndraLusmana
Mahasiswa Pendidikan Biologi Jurusan Biologi
Fakultas Matematika Dan lmu Alam
Universitas Negeri Malang Jawa Timur

Berita Terkait Lingkungan

No comments: