"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Minggu, 06 Maret 2016

Dispendukcapil Jember Lakukan Pelayanan Ekstra

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk mewujutkan 22 janji Kerja pasangan Bupati dr Faida- KH. Muqid Arif, Dispendukcapil, disamping tingkatkan pelayanan Prima juga gelar layanan langsung ditengah masyarakat.

Guna memberikan layanan terbaik dan untuk mendekatkan kepada masyarakat, disamping  membuka layanan enam hari kerja (Pelayanan tiada Henti dan Gratis), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) juga melakukan tugas pelayanan dengan turun langsung kedesa-desa.

Pelayanan pecatatan Adminduk dan pembuatan E-KTP kali ini digelar di Kantor Desa Sumber Kalong, Kecamatan Kalisat. Kedatangannya ke kantor desa tersebut sudah yang kedua kalinya, sebelumnya dilakukan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Demikian disampaikan seketaris Dinas Sri Wahyuniati SH, Msi, yang saat itu mendampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Arief Tyahyono ditengah-tengah pelayanan pecatatan Adminduk dan pembuatan E-KTP SE, Minggu (6/3)

“Dalam ranngka pelayanan Prima, pelayan On desport (Ekstra), kita harus siap melayani dalam kondisi apapun, untuk tuntasnya dokumen  dan pencatatan Sipil, karena hal ini merupakan pelayanan wajib, karena semua warga Negara berhak dan wajib untuk mempunyai dokumen kependukan.” Ungkap Yuni

Lebih lanjut  Yuni menjelaskan bahwa pihaknya akan terus-menerus melakukan pelayanan ektra, terutama Status Keluarga di Kartu Keluarga (KK), Identitas diri di Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan status anak di akta kelahiran, maupun dokumen kependudukan lainya secara gratis“ Urainya

Sementara Kadis Pendukcapil Arief Tyahyono SE, dalam rangka mendukung 22 janji program bupati dan wakil bupati, dan mempermudah layanan prima, tidak dipungut biaya, dengan harapan pelayanan ini ditindaklanjuti oleh pihak desa dan kecamatan” Jelasnya.

Tampak ratusan warga antusias dengan layanan tersebut, “Saya senang sekali mas dengan kedatangan Dispenduk ke Desanya. saat mendengar Dispendukcapil datang  apalagi dengan biaya gratis, saya bergegas mengajak keluarga  untuk mengurus KTP dan akta kelahiran anak saya” Tutur Slamet Ardianto

Menurut Ketua Generasi Merah Putih (GMP), sebelumnya dirinya masih mendengar kabar bahwa pembuatan KTP dan Akta Kelahiran masih ada yang dikenai biaya 200-300 ribu, berkenaan dengan itu dirinya ingin bekerjasama dengan dispendukcapil, untuk melakukan sosialisasi pelayanan adminduk gratis ini” Jelas Anggoro (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: