"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, March 17, 2016

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Pemulung Gantung Diri

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kakek 75 tahun yang hidup sebatang kara Kamis (17/03) Pukul 04.30 wib meninggal dunia dengan cara gantung diri didalam rumahnya, dengan menggunakan seutas tali raffia.

Sontak saja membuat warga lingkungan Gebang poreng, jl Nusa Indah, Kelurahan Gebang, Patrang, heboh. pertama kali Kakek Karianto ditemukan oleh warga, Pak Naken 55 tahun awal kalinya hanya ingin melihat kondisi korban karena kemarin korban mengeluh tentang kondisi tubuhnya menurun.

“Hari ini sebenarnya kakek minta kepada saya untuk antarkan ke puskesmas terdekat untuk berobat. Tetapi setelah saya ingin melihat kondisi korban kok ternyata mbah Karianto sudah gantung diri di dalam rumahnya: ujar Pak Naken kepada sejumlah media.

”saya panic, tidak menyangka mbah karianto meninggal dengan cara seperti ini mas, lalu saya panggil istri untuk melapor ke  pak RW Rifai, pak RW langsung menemui RT pak Anton, lalu kamu kerumah korban. Takut terjadi hal-hal yang tidak di inginkan akhirnya pak RW menghubungi pihak yang berwajib” imbuhnya

Dimata masyarakat Karianto adalah sosok yang baik, sehari-hari dia bekerja sebagai pemulung dan uang dari hasil kerja kerasnya itu sebagian dibuat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sebagian lagi ditabung yang rencananya untuk menunaikan ibadah umroh. 

Menurut Andik yang juga tetangga korban menuturkan, sebetulnya tiga bulan yang lalu mbah karianto sudah mau berangkat ketanah suci untuk menunaikan ibaqdah umroh tapi karena kesehatannya terganggu jadi pemberangkatannya ditunda dua bulan lagi pas bulan puasa” tuturnya

Di tempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Patrang IPDA Agus mengatakan bahwa dugaan sementara bahwa sampai saat ini korban meninggal murni Karena gantung diri karena kita lihat dari fisik korban yang lidahnya menjulur dan mengeluarkan kotoran dalam celana. Jelasnya. (eros/pun)

Berita Terkait Peristiwa

No comments: