"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, April 21, 2016

Jember Memiliki Potensi Ternak Terbesar Ketiga Se Jatim

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Jember memiliki potensi besar diberbagai bidang. Salah satu potensi yang dimiliki Jember adalah sector peternakan, bahkan Jember termasuk daerah dengan jumlah ternak terbanyak ketiga di Jatim.

Pemkab sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pertanian Dirjen Peternakan untuk membuat sentra ternak. Demikian dikatakan Bupati Jember dr Faida, MMR saat Lomba Inseminator Buatan Tingkat Nasional di Dusun Kepel Desa Ampel Kecamatan Wuluhan Kamis (21/4).

Hadir dalam acara tersebut Tim Penilai dari Kementrian Pertanian Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jember, Kepala Dinas Sosial, Muspika Kecamatan Wuluhan, Kelompok Ternak dan warga masyarakat desa Ampel.

Bupati perempuan pertama di Jember ini berharap adanya sinergi semua pihak dalam membangun Jember ke depan lebih baik. “Untuk itu perlu sinergi semua pihak agar kesejahteraan peternak rakyat khususnya di kabupaten Jember dan di Jawa Timur pada umumnya bisa semakin membaik,” katanya.

Sinergi dan kolaborasi antara Dinas Peternakan dengan Perguruan Tinggi, Pemerintah Pusat serta Pemerintah Propinsi terus dilakukan.  “Semua harus bersatu agar produksi ternak dan kesejahteraan peternak meningkat. Mari wujudkan Swasembada Ternak di Jember,” ujarnya .

Peningkatan peternakan bukan hanya untuk sapi potonmg saja namun juga sapi perah. Membangun Jember sejatinya membangun Sumber Daya Manusianya,”Peningkatan SDM peternak mutlak harus dilakukan, Pengembangan ternak dengan model Transfer Embrio harus tetap digalakkan. Harapnya

Diam-diam Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember ini menghitung kalkulasi jika potensi ternak hasil Inseminasi Buatan di Kabupaten Jember yang mencapai 2700 per ekor psetiap bulannya akan menghasilkan perputaran uang senilai sekitar 21 milyar dengan asumsi anakan sapi 8 juta perekornya.

“Tadi saya coba hitung, jika dikalkulasi IB jika dikembangkan dengan baik dan terarah dalam setahun akan menghasilkan pemasukan 260 milyar. Angka ini dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi Jember ke depan,” papar dr Faida yang disambut tepuk tangan.

Dalam acara itu, juga dicanangkan “ Gerakan Minum Susu dan Telur” bagi anak TK dan SD, sejak dini anak-anak harus dibiasakan pola hidup bersih dan sehat dengan membiasakan gerakan minum susu dan telur. “Gerakan minun susu dan telur ini di launching bertepatan dengan penilaian lomba petugas inseminator berprestasi tingkat nasional. Anak-anak hidup sehat, Jember Berprestasi,” harap dr Faida.

Di akhir acara Faida memberikan apresiasi pelajar yang menyuguhkan drumband, tarian khas Jember. Acara dilanjutkan dengan peninjauan pengolahan sisa pakan ternak dan juga melihat sapi hasil Inseminasi Buatan di sekitar arena acara. (midd)

Berita Terkait Pertanian

No comments: