"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, April 4, 2016

Pemkab Jember Gelar Tes Urine, Empat PNS Terindikasi Narkoba

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Komitmen Pemkab Jember memberantas peredaran narkoba diwujudkan melalui tes urine yang dilakukan mendadak dengan menggandeng Satuan Narkoba Polres Jember.

Pasca tertangkapnya dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan pemkab Jember yang positif memakai narkoba, ratusan PNS menjalani pemeriksaan urine, di aula PB Sudirman Pemkab Jember mulai dari kepala dinas, sekretaris. Kabid.Kasi, serta tak ketinggalan juga camat dan sekcam

Seluruh pejabat eselon Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menjalani tes urine. “Jumlahnya ada 279 pejabat, mulai ekselon 2 hingga ekselon 4 bersama kepala SKPD,” Demikian diungkapkan Bupati Jember, dr Faida, MMR, kepada sejumlah wartawan Senin (4/4).

Menurut Faida, bagi PNS terdeteksi masih samar-samar menggunakan narkoba, maka sample urinenya akan dikirim ke laboratorium forensic (labfor) di Polda Jatim. “Namun yang terbukti positif mengunakaan Narkoba maka akan dijatuhi sanksi tegas, hingga pemberhentian secara tidak hormat,” tegasnya.

Peredaran narkoba di Jember, kata Faida, sudah sangat memprihatinkan, bahkan beberapa hari lalu dua PNS ditangkap aparat saat menggunakan zat berbahaya tersebut. "Sudah ada dua PNS yang tertangkap, apabila nanti terbukti dan proses hukumnya telah selesai, tidak menutup kemungkinan keduanya akan diberhentikan tidak hormat,” jelasnya. 

Faida menegaskan, kedepan Pemkab Jember akan mengitensifkan pemeriksaan urine kepada PNS di lingkungan pemerintahan setempat. Langkah itu untuk memerangi peredaran narkoba yang saat ini telah menjangkiti Aparatur Sipil Negara yang seharusnya menjadi contoh bagi rakyat. (ruz]

Empat PNS Terindikasi Gunakan Narkoba
Sejumlah PNS, ditengarai positif menggunakan narkoba. Ada sekitar 4 atau 5 PNS yang terindikasi menggunakan zat yang terkandung dalam narkoba.  Hasil itu terungkap setelah ratusan PNS usai menjalani tes urine oleh polisi yang bekerjasama dengan 3 rumah sakit milik Pemkab Jember

“Kami masih akan menindaklanjutinya dengan pemeriksaan di laboratorium untuk memastikan kandungan yang ditemukan dalam sampel urine tersebut,” jelas Kepala Satuan Narkoba Polres Jember, Ajun Komisaris Polisi Sukari, pasca dilakukan tes urine kepada sejumlah wartawan.

Kendati demikian, Sukari enggan membeberkan identitas PNS serta kepangkatan maupun golongan PNS yang dimaksud.  Namun dia berjanji akan menindak tegas, jika mereka terbukti menyalahgunaan narkoba. “Jika memang terbukti, akan kami proses,” tegasnya.

Tes urine kali ini polisi menggandeng 3 rumah sakit daerah, yaitu RSD Kalisat, RSD Balung dan RSD dr Soebandi. Sebab, “Ada 6 para meter yang dipakai untuk mengukur positif tidaknya seseorang mengonsumsi narkoba serta obat keras berbahaya lainnya”. Pungkasnya. (ruz)

Berita Terkait Kesehatan

No comments: