"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Saturday, May 14, 2016

Negara Bisa Hamcur Kalau Penyelengara Negara Tidak Memahami Pancasila

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Negara bisa hancur, bila Penyelenggara Negara Baik eksekutif mulai Presiden, Mentri, Pemerintah Daerah, legislatif maupun Yudikatif, tidak memahami nilsi-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Pemahaman terhadap Pancasila juga tidak boleh lepas dari pembukaanUU 1945, kalau sampai lepas nilai-nilai Pancasila akan menjadi Universal. “Jelasnya Suseno Riban Pegiat Pergerakan Kebangsaan (PK) dihadapan puluhan peserta Upgrading Jurnalistik yang digelar Forum Wartawan Lintas Media Jember, Sabtu (14/5)

Untuk itu Pancasila sebagai dasar Negara, tidak boleh terpisah dengan pembukaan dasar UU45. “Kalau nilai pancasila menjadi universal bagaimana Tanya  Soeseno yang saat ini juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTi) Nasional ini.

“Pancasila itu mengatur moral dan budi pekerti penyelenggara negara, bukan warga negaranya, “jadi tidak ada jaminan kalau setiap individu atau setiap penduduk, menjalankan dan mengamalkan Pancasila, akan tercapai cita-cita dasar Negara ini. Tambahnya.

Seperti pengalaman bangsa, Penataran Pedoman Pengamalan dan Penghayatan Pancasdila (P4), yang dilakukan individu-individu, bahkan sudah mencapai 78%, namun kenyataannya penyelenggara pemerintaanya tetap liberal. Penyelenggara Negara bicara Pancasila, namun aturan yang dibuatnya masih menganut faham liberal,

Untuk itu Penyelenggara Negara harus menjalankan Pancasila terslebibih dahulu, kalau masyarakat taat dengan UU, terus mengalir kebawah itu sudah menjalankan Pancasila, ini konsukwensi negara, kalau Pancasila menjadi dasar Negara, akan menjadi karakter Negara.” Pungkasnya (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: