"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, July 25, 2016

Milyaran Rupiah Inventaris Pendopo Bupati Jember Lenyap

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Lenyapnya sejumlah Inventaris Rumah Dinas pendopo Bupati Wahya Wibhawa Graha, bikin Bupati kabupaten  Jember Jawa Timur marah, bahkan BPKA dan Inspektorat diperintahkan membuat audit.

Hasilnya sangat ironis, sejumlah inventaris  senilai milyaran rupiah lenyap.  Hampir 4 Millyar nilai inventaris Pendopo yang seharusnya sekarang masih ada tanpa laporan penghapusan tetapi dalam audit barangnya tidak lagi ada di tempatnya.  

Lenyapnya sejumlah inventaris Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember  senilai milyaran ini, terungkap saat wawancara dengan sejumlah media, terkait ambruknya atap ruang keluarga Bupati di bagian belakang, dekat kolam ikan. Senin  (25/7)

Bupati tampak sangat marah “Kejadian ini sudah tidak bisa ditolerir, pasalnya sudah menyangkit keselamatan keluarga dan Pemimpin Pemerintah Kabupaten Jember, Saya berharap ini harus dipertanggungjawabkan”. Ungkapa Bupati Jember dr Faida, MMR dengan nada kesal.

Pasalnya dua bulan sebelumnya, dia telah memerintahkan kepada pejabat berwenang memperbaiki. Namun tak kunjung dibenahi.  “saya tidak ingin bermasah hukum dikemudian hari, maka saya minta BPKA dan Inspektorat membuat audit” Tambahnya.

“Saya prihatin melihat kondisi pemerintahan (sebelumnya) yang kurang memperhatikan perawatan, Rupanya, masa transisi dimanfaatkan sejumlah pegawai dan pejabat ‘nakal’ untuk mengeruk keuntungan. Caranya, dengan mengusung berbagai barang inventaris” paparnya

Sebenarnya, awal dirinya masuk ke pendapa, sejumlah pejabat telah menawarinya mebelair dan perlengkapan baru. Namun dia menolak, karena itu akan menghapus jejak pegawai maupun pejabat pemkab ‘nakal’ yang menggondol asset dan barang inventaris di pendapa.

Akar masalah musibah ini menurut  mantan Direktur Rumah Sakit Bina Sehat ini, karena selama ini birokrasi hanya mengutamakan belanja pengadaan barang-barang dan jasa saja, sementara untuk pemeliharan “Maintenance”  terhadap aset-aset negara Diabaikan. (ruz)

Berita Terkait Politik dan Hukum

1 comment:

BabyFairy said...

BPKA itu apa ya?