"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Friday, August 19, 2016

Petani Tebu Minta Pemkab Jember Turun Tangan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Buntut penghadangan armada pengankut tebu rakyat milik warga Desa Sidomukti, Mayang, oleh warga Desa / Kecamatan Silo Jember Jawa Timur, hingga kini belum ada titik temu.

Konflik ini dipicu lantaran sejumlah petani tebu enggan membayar portal, pasalnya penarikan yang dilakukan selama beberapa tahun, hingga kini tidak jelas pertanggung jawabannya. Demikian perwakilan petani tebu yang disampaikan melalui Kepala Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang Sunardi Hadi Priyitno, Jum’at (19/8)

“Sejak belasan tahun, para petani tebu sebenarnya sudah dikenakan biaya portal mulai lima ribu, sepuluh ribu rupiah hingga dua puluh ribu rupiah per truck, namun dana partisipasi yang terkumpul cukup banyak itu hingga kini tidak jelas pengunaanya.” Keluhnya.

Masih Kata Sunadi, “ Sehingga masyarakat petani tebu Sido Mukti, yang tergabung dalam  Kelompok Tani, (Gapoktan) Sidomakmur Mukti, menolak pungutan, karena jalan tersebut dianggap jalan umum, dan merupakan vasilitas umum.” Jelasnya.

Hal senada disampaikan Solahudin, penutupan jalan itu sangat merugikan petani, apalagi penarikan tersebut tanpa dasar hukum yang jelas, kami kan sudah membayar, baik pajak lahan, maupun kendaraan sudah kami lengkapi dan dikenai pajak, bukan kami sebagai petani ingin gratis” katanya.

Apalagi sudah belasan tahun tidak ada wujutnya. “Sebenarnya kami sudah tawarkan, untuk kerusakan dan perawatan jalan, kami bertanggung jawab, namun mereka menolak. Untuk itu kami berharap agar Pemerintah hadir untuk memberi kebijakan, agar  dapat dicari jalan keluarnya.”Pungkasnya

Penutupan jalan ini dibenarkan Kaplsek Silo AKP Suryadi Kadir, penutupan itu karena petani tidak mau membayar sesuai kesepakatan sebesar 300.000 / HA, meski sudah dilakukan musyawarah sampai 100.000, sedangkan Kepala Desa Silo Dasir mematok 20.000 / Truck. (edw)

Berita Terkait Pertanian

No comments: