"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, September 7, 2016

Disnakperikel Jember Temukan Hewan Kurban Terjangkit Penyakit

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tim kesehatan hewan Dinas peternakan, perikanan dan kelautan (Disnakoerikel) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember temukan penyakit kudis dan flu di hewan korban.

Penyakit tersebut ditemukan Rabo (8/9) ketika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada tempat penjualan hewan di daerah Tegal Besar , kecamatan Kaliwates. Petugas menemukan hewan yang hendak dijual banyak memiliki penyakit kudis dan gatal-gatal yang menempel pada bagian kulit hewan.

Kondisi hewan untuk persiapan Qurban ini masih dibawah standard kesehatan hewan, Kondisi hewan tidak sehat apabila dikonsumsi manusia akan berdampak terhadap kesehatan, salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kondisi kebersihan kandang, cuaca serta makanan untuk hewan tersebut.

Jika kondisinya sakit harap penjualanya ditunda dan dikarantina untuk disembuhkan. “Kalau kelihatan sakit, sebaiknya hewan tersebut ditunda dulu penjualanya, dan diobati “. Kata Ketua tim serta Kabid kesehatan hewan Disnakperikel Pemkab Jenber drh. Siti  Nurul Hayati. M,si (53).

Berdasarkan Informasi dari pedagang bahwa kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi, serta tingkat kelembaban yang tidak stabil dan tidak bisa dipastikan inilah yang membuat sejumlah hewan jenis kambing mengalami pilek serta gatal-gatal tersebut.

Para pedagang juga membandingkan kondisi tahun lalu yang jarang hujan membuat mata hewan yang dijual untuk kurban mengalami sakit mata sebab banyaknya debu yang masuk ke mata sehingga menyebabkan iritasi pada mata kambing.

Kondisi hewan sekarang banyak yang terkena flu disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak bisa diprediksi seperti tahun lalu. “Sekarang cuacanya agak lembab ya, kalau yang tahun kemarin kebanyakan sakit mata, karena debu dan sekarang enggak“.ungkap sofyan (35) salah satu pedagang hewan. (edw)

Berita Terkait Kesehatan

No comments: