"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, September 5, 2016

Potong Rantai Pungli, Bupati Serahkan Sendiri SK Kenaikan Pangkat

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk memotong Rantai Pungli, Bupati Jember Jawa Timur, dr Faida MMR Senin pagi (5/9) menyerahkan sendiri Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada 604 Pegawai Negeri Sipil.

Penyerahan SK secara langsung ini, untuk memotong rantai pungutan liar (Pungli) yang biasanya marak terjadi ketika ada layanan administrasi kepegawaian dan memastikan tidak ada tarikan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada momen-momen kenaikan pangkat.

"Pemberian SK secara langsung ini, untuk memastikan bahwa di BKD tidak ada tarikan, karena seluruh biaya-biaya dianggarkan dari APBD, tidak dititipkan melalui kantor dinas masing-masing, sehingga selesai semuanya dan dipastikan sampai ditangannya tanpa perlu tambahan-tambahan biaya yang tidak legal." Kata Faida

Jumlah SK yang diserahkan secara serentak ini, menurut Faida sejumlah 604 SK. "Dengan penyerahan SK kenaikan pangkat tepat waktu yang diberikan pada pagi ini, maka bulan depan mereka bisa menerima kenaikan gaji secara tepat waktu dan tepat orangnya." Jelasnya.

Namun ada 11 kepala sekolah SD yang tidak bisa menerima SK hari ini. "Saya dapat laporan 11 orang ini titip-titip dirinya, artinya dia tidak percaya diri, padahal saya sudah kumpulkan semua calon kepala sekolah,  semua akan mendapatkan kesempatan yang sama, apabila sebelas orang ini terbukti titip-titip, maka saya pastikan mereka belum bisa menerima SK kepala sekolah dari saya." Lanjutnya

Imbuh Faidah bahwa ia ingin kepala sekolah diangkat dengan cara yang bener dengan ketentuan yang benar tidak dimulai dengan adanya pungutan-pungutan dan titip-titip. "Kalau mereka tidak percaya diri dengan kemampuan dirinya bagaimana bisa memimpin dengan baik”, katanya

“Untuk itu saya ingin pengangkatan SK Kepala sekolah ini tidak diwarnai dengan hal-hal yang tidak kita inginkan seperti pungutan-pungutan dan titip-titip.""Saya pastikan disini, bahwa saya dan wakil bupati mendukung segala prosedur sesuai ketentuan yang ada." Pungkasnya. (eros)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: