Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan"
Custom Search

Kamis, 23 Februari 2017

IKA PMII Jember Bentuk Komisariat Hingga Ke Tingkat Desa

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pengurus Cabang Ikatan Keluarga Alumni, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia  (PC IKA PMII) Jember Jawa Timur, Kamis, (23/2) melantik pengurus Komisariat yang tersebar di 31 kecanatan.

Pelantikan pengurus komisariat kali ini dikalim sebagai satu-satunya kepengurusan terbesar di Jawa Timur, bahkan mungkin di Indonesia. Pasalnya di Cabang yang lain hanya sebatas pada kepengurusan tingkat kabupatan, sedangkan di Jember sudah terbentuk hingga komisariat di tingkat kecamatan.

Bahkan usai sukses membentuk kepengurusan di 31 kecamata se kabupaten Jember, pada akhir tahun 2017 organisasi alumni ektra kampus barbasis Islam  Ala Ahlusunnah Waljamaah ini menargetkan terbentuknya kepengurusan hingga tingkat desa atau kelurahan yang tersebar di 248 Desa atau kelurahan.

“Kita taretkan akhir tahun 2017 ini, terbentuk kepengurusan hingga tingkat Desa” Demikian kata Ketua IKA PMII Jember, Ahmad Taufik usai acara Forum Evaluasi Kepuasan Publik, satu tahun kepemimpinan Bupati Jember dan Pelantikan komisariat kecamatan IKA PMII se Kabupaten Jember, Kamis, (23/2)

Menurut Doktor jebolan Unair Surabaya ini, bahwa setelah dilakukan pelantikan, langsung dilanjutkan dengan Rapat Pimpinan cabang (Rapimcab). Karena tahun pertama ini kita ingin membangun infrastruktur kelembagaan yang mapan.  

“Untuk itu kami harapkan, pada Rapimcap yang pertama ini, penguatan program, pengurus cabang maupun komisariat baik berbasis kecamatan maupun berbasis akademis (Pergurunan tinggi), jadi ada dua basis kaki kita, yang bisa digerakkan sewaktu-waktu”. Jelasnya

Oleh karena itu secara fungsional IKA PMII kabupaten Jember kedepan merupakan ujung tombak dalam rangka melakukan beberapa agenda strategis tekait agenda politik, ekonomi, politik, sosial maupun agenda budaya. Pungkasnya (eros)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: