Segenap kru dan jajaran Redaksi Majalah Gempur Online mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 2017"
Custom Search

Kamis, 16 Maret 2017

PT HM Sampoerna Dukung Pengembangan IKM Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Guna mendorong Produk lokal dapat bersaing di pasaran global, PT HM Sampoerna Tbk akan memberikan dukungan melalui program pelatihan kepada para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Jember Jawa Timur.

Ada sekitar 100 IKM yang akan mendapat pelatihan di Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna di Pasuruan. Demikian disampaikan Direktur PT. HM Sampoerna, Tbk Yos Adiguna Ginting yang datang ke Jember bersama dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada Kamis (16/3).

Menurutnya Sampoerna memiliki komitmen dan tanggung jawab sosial membina. “PT. HM Sampoerna Tbk, memiliki komitmen dan tanggung jawab sosial untuk memberikan pelatihan dan pengembangan IKM,” Kata Bang Yos sapaan akrab Yos Adiguna Ginting.

Pasalnya produk lokal Jember sangat bagus dikembangkan dan tidak sedikit yang sudah mampu menembus pasar global. Oleh karena itu, PT. HM Sampoerna tergerak membantu mengembangkan “Apalagi Jember merupakan salah satu area dimana Sampoerna beroperasi,” ujarnya.

Di Pasuruan mereka kan dilatih oleh tenaga ahli bersama dengan ribuan IKM dari seluruh Indonesia. PPK sendiri merupakan pusat pelatihan kewirausahaan terpadu dan bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan UMKM bidang agribisnis dan teknologi kejuruan tepat guna di Indonesia.

“Kami saat ini sudah memiliki Pusat pelatihan yang ada di Pasuruan, ini sebagai bentuk dan wujud kami serta tanggung jawab sosial perusahaan. Bahkan sampai saat ini sudah ada ribuan IKM dan UMKM yang pernah kami beri pelatihan,” imbuhnya.

PPK diresmikan pada bulan Maret tahun 2007, berdiri di atas lahan seluas 27 Ha dengan berbagai fasilitas yang dapat mendukung kegiatan pengembangan kewirausahaan, diantaranya ruang pelatihan, ruang pertemuan, laboratorium kultur jaringan, area peternakan – perikanan dan lahan penelitian, serta penginapan.

PPK dikembangkan berdasarkan konsep Sistem Pertanian Terpadu (Integrated Farming System) dan teknik kejuruan tepat guna (Vocational Training System) melibatkan semua pemangku kepentingan (akademisi, pemerintah nasional dan daerah, bisnis, dan masyarakat).

Hingga akhir tahun 2016 PPK Pasuruhan Jawa Timur telah dikunjungi puluhan ribu orang. “Hingga September 2016 PPK Sampoerna telah dikunjungi lebih dari 70 ribu orang, melatih sekitar 30 ribu orang yang berasal dari seluruh Indonesia dan luar negeri dan mendampingi 3300 UMKM.

Bantuan pelatihan Sampoerna menurut Bupati Jember dr.Hj.Faida, MMR sangat berarti guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan IKM di Jember. “Apalagi Kabupaten Jember sebagai salah-satu penyuplai tembakau terbesar se Jawa Timur, termasuk untuk PT. HM Sampoerna,” tuturnya. (midd)

Berita Terkait Industri

Tidak ada komentar: