"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 07 Maret 2017

Rumah Pengurus KONI Situbondo Dibobol Maling

Situbondo.MAJALAH-GEMPUR.Com. Rumah pengurus KONI di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan / kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur Senin siang (6/3), dibobol maling. Aksi itu terjadi saat pemiliknya, Zicho Afria Nugroho (35 tahun) pergi melatih atlet hanggar.

Pelaku itu dengan leluasa mengacak-acak isi rumah yang berlokasi. Selain aneka perhiasan emas seberat sekitar 1 Kg, pelaku juga mengembat uang tunai Rp 10,8 juta.  "Saya kaget, waktu sampai di rumah pintu gerbang dan pintu bagian utara rumah sudah rusak." Kata Zicho Afria Nugroho, Selasa (7/3).

Sontak saja Zicho sangat terkejut “Ternyata benar dibobol maling. Emasnya yang hilang itu punya mama saya, bentuknya macam-macam. Ada cincin, gelang, dan lainnya. Ada gioknya juga. Beratnya sekitar 1 Kg. Terus uang Rp 10,8 juta” Jelasnya.

Aksi itu diperkirakan, saat itu, korban yang tinggal seorang diri ditinggal mamanya ke Surabaya, pergi melatih atlet hanggar di SMAN.  Kesempatan ini dimanfaatkan pelaku melancarkan aksinya. Pelaku menerobos masuk setelah berhasil merusak pintu gerbang dan pintu bagian utara rumah korban.

Berikutnya, pelaku mengacak-acak empat ruang kamar, yang ada dalam rumah korban. Emas dan uang tunai milik korban ditemukan pelaku dari dua kamar yang berbeda. Aksi pencurian ini baru diketahui si Zicho setelah pulang melatih hanggar, pada Senin (6/3) petang.

"Jadi perhiasan itu dicuri dari dalam lemari di kamar mama saya. Kamarnya memang tidak dikunci, tapi lemarinya dikunci. Oleh pelaku lemari dicongkel. Kalau uangnya dicuri dari kamar saya, yang memang terkunci, tapi juga dicongkel," pungkas Zicho.

Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo,Saat dikonfirmasi mengatakan kasus pencurian dengan pemberatan itu kini masih dalam penyelidikan. Unit Ident Polres juga sudah turun ke lapangan melakukan olah TKP.

"Yang pasti kasusnya sudah ditangani. Unit Ident sudah olah TKP. Meskipun sampai saat ini laporan polisinya belum ada. Jadi apa saja yang hilang masih belum terinci. Cuma informasinya perhiasan emas yang hilang itu sekitar 1 ons, bukan 1 Kg. Semuanya masih dalam penyelidikan," Ungkap Iptu Nanang. (yan)

Berita Terkait Kriminal

Tidak ada komentar: