"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, 3 April 2017

Banjir Yang Melanda Tiga Desa di Jember Mulai Surut

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Luapan Sungai Jatiroto Lumajang yang merendam tiga desa di Sumber Baru Minggu petang (2/4) surut. Warga yang semula dievakuasi di sekitar sungai Senin subuh (3/4) kembali ke rumah masing-masing.

Desa Yosorati, Jatiroto, Sumber Agung, Kecamatan Suberbaru yang semula di kepung terkepung air setinggi hingga dua meter satu persatu mulai pulang ke rumah masing-masing. Mereka mulai membersihkan tumpukan lumpur dari halaman hingga dalam rumah masing-masing.

Tampak Muspika dan sejumlah relawan ikut membantu bersih-bersih. Bantuan nasi bungkus dan obat-obatan terus dilakukan. “Ini banjir tahunan. Tahun-tahun sebelumnya juga terjadi banjir luapan seperti ini. Namun, kali ini adalah yang paling parah,” Ujar Camat Sumber Baru, Muhammad Yusuf

Banjir setinggi 30 cm hingga dua meter akibat hujan lebat Minggu siang (2/4) kemaren. Luapan sungai Jatiroto dan Tanggul ini  pertama menerjang Lingkungan Yoso, Dusun Tunggangan, Desa Yosorati sebagai wilayah yang paling dekat dari aliran. Air terus melaju ke Desa Sumberagung, dan Jatiroto.

Warga lekas mengevakuasi diri dari rumah masing-masing dengan meninggalkan sejumlah harta benda yang ada di dalam rumahnya. Hujan baru mereda tiga jam kemudian, sekitar pukul 17:00. Namun, genangan air tidak langsung surut. 

Berdasarkan release Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Kabupaten Jember, tidak kurang 1.105 rumah yang terendam.  Masing-masing, 185 di Desa Yosorati, 20 di Desa Jatiroto, dan yang terparah melanda Desa Sumberagung. 900 rumah di desa itu terkepung banjir.

“Kami ke lokasi sekitar pukul 17.30 membawa perahu karet, segera mengevakuasi warga terjebak genangan. Belum diketahui berapa persisnya jumlah kerugian seluruh korban. Perkiraan, kerugian mencapai ratusan juta rupiah” jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo.  (midd/Lum)

Berita Terkait Lingkungan

No comments: