Selamat Hariraya Idul Fitri 2017 "Minal Aidin Walfaizin", Mohon Maaf Lahir dan Batin."
Custom Search

Jumat, 28 April 2017

Percepat Swasembada Sapi, Pemkab Situbondo Canangkan Upsus Siwab

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo Jawa Timur Jum'at (28/47) mencanangkan program nasional Upsus Siwab.

Pencanangan khusus sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab) ini wujud komitmen Pemkab mengakselerasi percepatan pemenuhan target swasembada sapi potong dalam negeri tahun 2026.  Demikian disampaikan Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH dalam acara yang digelar di Desa Sopet, Kecamatan Jangkar.

Bupati yakin mampu mewujudkan secara mandiri pemenuhan pangan asal hewani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak sapi rakyat. "Populasi sapi di Situbondo saat ini ada sekitar 180 ribu ekor, sehingga sangat mungkin Kabupaten Situbondo menjadi penopang swasembada daging," Jelasnya.

Untuk itu Pemkab Jember melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan akan memaksimalkan potensi sapi indukan di Kabupaten Situbondo agar dapat terus menghasilkan pedet-pedet berkualitas. "Ada sekitar 5000 sapi yang harus ditangani secara baik agar menghasilkan pedet-pedet unggul," ujarnya.

Yang juga tak kalah terpenting, bagaimana meningkatkan produksi dengan inseminasi buatan (IB). "Ada sekitar 75 ribu sasaran IB yang akan diberikan pemerintah pusat secara gratis kepada para peternak. Target itu harus kita penuhi, dan Insya Allah dari target 75 ribu sasaran IB, Situbondo siap dengan 63 ribu sasaran IB," tuturnya.

Kabupaten Situbondo harus menjadi salah satu kabupaten penopang swasembada daging. "Walaupun dalam setahun terakhir ini produksi menurun, saya yakin kedepan akan kembali menjadi penopang di Jawa Timur, lebih-lebih dengan dilaksanakannya pencanangan program nasional UPSUS SIWAB ini," ucapnya.

Meningkatkan populasi sapi dengan cara IB, merupakan rutinitas masyarakat Situbondo. "Untuk itu saya berharap kerjasama antara pemerintah desa dan kecamatan harus selalu sinergi dalam memberikan bimbingan agar para peternak semakin berkreasi dan menikmati hasil peternakannya," tegasnya. (yan/ef)

Berita Terkait Pertanian

Tidak ada komentar: