Segenap kru dan jajaran Redaksi Majalah Gempur Online mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 2017"
Custom Search

Selasa, 04 April 2017

Tak Ada Tempat Ormas Anti Pancasila Tinggal Di Indonesia

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Penolakan konvoi dan tablig akbar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Surabaya, Ahad lalu (2/4), mendapat dukungan dari Kapolda Jawa Timur Irjen (Pol) Machfud Arifin.

Pasalnya kegiatan tersebut tidak mendapatkan izin dari kepolisian dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, sehingga harus dibubarkan.  Dimikian disampaikan Irjen (Pol) Machfud Arifin  disaat kunjungan silaturahminya ke Pesantren Darussalam, Tegalsari, Banyuwangi, Selasa (4/4).

Baginya, ormas yang menginginkan Indonesia menjadi khilafah tidak dapat dibenarkan berada di Indonesia yang mengusung Pancasila sebagai ideologi Negara.  “Tidak ada tempat bagi organisasi yang anti Pancasila ada di Indonesia,” tegas Kapolda yang baru saja menjabat tiga bulan lalu.

Menanggapi ketegasan orang nomor satu dijajaran kepolisian di Jawa Timur itu, Ketua PCNU Banyuwangi KH. Masykur Ali yang saat itu turut menyambut kedatangan Kapolda, sangat mengapresiasi ketegasan sikap yang dilakukan pihak kepolisian.

Bagi Nahdlatul Ulama menurutnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah final. “Bagi NU, NKRI dan Pancasila adalahsudah  final. Maka, jika ada yang ingin mengubahnya, sudah sepatutnya pihak kepolisian memberikan sikap tegas,” ungkapnya. (yung)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: