Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan Marhaban Ya Ramadhan"
Custom Search

Sabtu, 15 April 2017

Teluk Love, Destinasi Wisata Alam Kebanggaan Orang Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Teluk Love atau pantai payangan adalah destinasi Bahari alternativ kebanggaan orang Jember. Pantai selatan pulau Jawa ini kini jadi tujuan favirid wisatawan Domestik dan Mancanegara.

Apalagi bagi wisatawan yang suka selfie, pasalnya tempat yang satu ini sangat fenomenal dan romantis, pasalnya disamping bisa menyaksikan indahnya panorama pantai dengan deburan ombak yang menerjang bebatuan cantik, anda juga bisa menikmati pemandangan alam yang unik nan menarik,

Diatas bukit ini, wisatawan juga bisa menikmati sebuah garis pantai berbentuk lambang cinta. Fenomena alam ini terjadi lantaran dua teluk laut yang menjorok ke daratan berdempetan, jika dilihat dari kejauhan, kedua teluk ini tampak menyerupai bentuk hati. Oleh sebab itu, teluk ini dinamakan Teluk “Love” Cinta.  

Pemandangan teluk di Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember Jawa Timur ini semakin indah bila dinikmati pagi hari, dikala matahari sedang terbit (SunRice) dan di sore hari, saat matahari akan terbenam (Sunset), cocok bagi yang suka (selfie) bersama teman, komunitas, maupun keluarga.

Lantaran keindahan almnya ini, tidak heran jika di wisata pantai selatan ujung timur Pulau Jawa ini setip hari dipenuhi para wisatawan baik lokal, regional, nasional maupun turis asing dari mancanegara, lebih-lebih pada hari Sabtu dan Minggu, termasuk pada hari libur besar nasional.

Untuk ke Pantai Payangan, butuh waktu 1 jam dari pusat kota Jember, biaya masuknya cukup terjangkau, hanya Rp. 5.000,- itupun untuk biaya pemeliharaan dan kebersihan, Untuk menuju puncak, anda harus naik keatas bukit Suroyo melalui jalan setapak selama 25 menit.

Bagi para wisatawan, jangan pulang dulu, tidak jauh dari teluk LOVE anda bisa mengunjungi dua tempat wisata alam pantai lain yang sudah jadi Icon Jember, yaitu Pantai Watu Ulo dan Pantai pasir putih. Saat perut lapar, anda juga bisa menikmati Ikan Bakar dan hasil pengrajin lokal untuk oleh-oleh pulang kerumah.

Memang saat naik terasa lelah, namun sesampainya diatas bukit, akan terbayar dengan indahnya panorama alam. “Oow luar biasa, sungguh Indah nan menawan, tidak ditemukan ditempat lain, kecapaian tergantikan dengan keindahan panorama alamnya.” Tutur Maria KD salah-satu pengunjung asal Sidoarjo.

Mmenurut karyawan salah-satu Bank Swasta ini, jalan setapak yang dilalui sudah bagus namun perlu pembenahan untuk menjaga 'safety' agar para pungunjung dapat semakin betah berlama-lama diatas seraya menikmati kopi panas untuk menambah semangat.”Pesan nya

Hal senada disampaikan Sri Rejeki, capeknya hilang, saat menikmati Teluk Love yang menakjubkan. “Saya sudah dua kali kesini, jalan setapak menuju puncak kini sudah dibuatkan jalan gazebo, tempat istirahatpun sudah banyak.” Ulas pungunjung dari Kaliwates yang datang bersama keluarganya ini

“Bilamana dilereng dan bukit disini ditami tumbuhan yang bermanfaat, seperti buga khas Jember, buah naga dan Rambutan serta jambu air, dibuat pengunjung akan lebih nyaman.”Jelas seorang guru di SDN Kepatihan, Kecamatan Kaliwates ini.

Pegelola Teluk Love bukit Suroyo Abah Suto Wijoyo, merasa bangga, teluk Love yang dua tahun lalu bukan apa-apa, kini setelah ia rawat bersama penduduk, kini menjadi tempat wisata kebanggaan Jember, pembuatan jalan gosebo-gasebo serta Mushola dan Toilet kami bangun dari uang 500 yang kami kumpulkan.

Menurut Suto Wijoyo, nantinya tempat ini tidak hanya menyuguhkan Teluk Love nya Saja tetapi kedepan akan direncanakan menjadi tempat Wisata Agrowisata dan tempat Wisata Education sehinga bisa dijadikan sebuah tempat wisata dan tempat belajar.

“Kedepan akan kita pasang bolon udara dan pembuatan beberapa tempat Shelfei, masukan dan saran dari pengunjung akan kami perhatikan, tanam-tanaman berbuah yang bisa dinikmati langsung, seperti Kelengkeng, nanas dan Ketimun kan kita taman, sehingga pengunjung betah berlama-lama diatas.” Paparnya.

Menurut Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), bahwa Beneh Oreng (Bukan Orang: Red) Jember, kalau belum datang ke Teluk Love, karena pengunjung dari berbagai kota besar di Indonesia dan dari Bali maupun Nusa Tenggara Barat, bahkan "Tourist”  asing dari manca Negara Belanda, Jepang, Jerman, Thailan, Australia, Korea dan Swis maupun dari Orang Timur Tengah datang pernah datang kesini.” Jelasnya.

Diakhir wawancara, Suto berharap pada Pemerintah Kabupaten Jember, agar bisa kerjasama dan membantu perbaikan  Fasilitas dan pengembanganya, sehingga bukan immpian lagi kalau Jember akan bertambah dikenal di Indonesia dan Dunia selain Jember Fashion Carnaval (JFC).“ pungkasnya (edw)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: