"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Selasa, 30 Mei 2017

Keluhkan Rastra Rusak Via Facebook, Polres Jember Turun Tangan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Keluhkan Rastra tak layak konsumsi Via Facebook Minggu (28/5) di Lingkungan Jambuan kelurahan Antirogo Sumbersari, Kapolres Jember turun tangan.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama Kepala Sub Bulog Jember Antok Hendriyanto Selasa siang (30/5) sekira pukul 01.30 Wib, saat mendatangi rumah penerimanya, dan digganti Beras Sejahtera (Rastra) yang rusak dari pihak Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Upaya tersebut dilakukan agar persoalan ini tidak terus menimbulkan keresahan ditengah masyarakat, Penemuan Rastra tak layak di Konsumsi diketahui dari media sosial Facebook, kemudian anggota turun untuk melakukan penyelidikan,” ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dalam rilisnya.

Kepala Bulog sub Divre 11 Jember, menyatakan permohonan maaf dan menjelaskan tidak ada unsur kesengajaan, bahkan ia berdalih bahwa pihaknya sudah berupaya melakukan yang terbaik pada saat penyaluran dengan penyortiran.

"Ada berjuta-juta zak beras yang harus tangani di gudang penyimpanan Bulog, namun tetap saja kemungkinan adanya beras rusak dan tetap lolos, hal itu bisa saja terjadi, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar- besarnya," Dalih Antok Hendriyanto.

Antok menjelaskan banyak faktor penyebab Kerusakan Rastra, bisa saat berada di gudang seperti kondisi lembab, lamanya penyimpanan ataupun kebocoran, "Mungkin bisa juga pada saat proses distribusi (pengiriman) kehujanan diatas kendaraan, mungkin juga bisa bisa terjadi seperti itu," Jelasnya.

Bulog akan mengganti beras yang tidak layak konsumsi "Masyarkat hanya perlu melapor untuk selanjutnya pihak Bulog akan mengganti beras tersebut dengan yang lebih baik,Tak harus dalam jumlah banyak, satu Zak saja yang konsidinya rusak, kami siap mengantarkan," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun media ini, penemuan Rastra rusak dari media sosial (Facebook), sebanyak 955 Kepala Keluarga (KK) di keluarahan Antirogo, yang menerima Rastra. Dari hampir 1000 KK penerima beras Rastra tersebut sebagian diantaranya mengaku mendapat Rastra yang kondisinya tidak layak konsumsi.

Kapolres, lantas berkoordinasi dengan bulog, pihak bulog berjanji akan mengganti rastra yang tidak layak konsumsi dengan beras baru yang kualitasnya lebih baik. Atas temuan itu pihak bulog, diminta menjelaskan langsung ke warga terkait mekanisme penukaran beras rastra. (yond/Dik/Edw)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: