Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", Mohon Maaf Lahir dan Batin."
Custom Search

Sabtu, 03 Juni 2017

Bertahun-tahun, Kekek Nurgiman Ikhlas Tambal Jalan Berlobang

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Nurgiman seorang kakek (70) warga desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jatim tak pernah kenal lelah menutupi jalan berlobang.

Bahkan dalam hidupnya ia habiskan hanya untuk memperbaiki jalan yang berlobang dengan seunduk tanah agar pengguna jalan merasa nyaman dan tidak memakan korban. Setiap hari ia berkeliling di sepanjang jalan hanya mencari jalan yang rusak dan berlobang. Hal itu ia lakukan sudah bertahun-tahun lamanya.

Setiap hari ia berkeliling hanya besar dalam hatinya mencari jalan berlobang, dengan sebuah sepeda ontel dan cangkul yang dibawanya berkeliling dari desa kedesa. Nugiman yang tak pernah mengharap pamrih dari orang lain ia jalani dengan ikhlas, atas apa yang di lakukannya.

Terkadang ia juga mendapatkan pemberian dari pengendara. walau ia tdak berharap belas kasian namun ia tetap menerima pemberian sekedar membeli nasi bungkus. “Saya Ikhlas, tapi saya pun tidak menolak jika ada aja orag yang peduli sama saya, karena itu rejeki dari Allah yag tidak boleh saya tolak" Katanya, sabtu (3/6).

Nugiman memgaku atas pekerjaannya yang ia lakukan tak berharap mendapatkan bayaran dari pemerintah maupun dari dinas pekerjaan umum. untuk menafkahi keluarganya hanya dari sesekali saja mendapatkan uang dari para pengendara yang yang lewat .

Meski jerih payah dan semangatnya tidak pernah mendapatkan perhatian pemerintah, entah kenapa Nugiman tidak merasa lalah, yang ada dibenaknya hanya merasa prihatin dengan kondisi jalan yang rusak dan berlobang, lantaran Nurgiman sering melihat langsung para pengendara terjatuh dijalan berlobang.

Nurgiman mengaku lupa berapa tahun dirinya melakukan aktifitas ini, saat melakukan penutupam lobang ia pun memasang rambu -rambu dengan benderah merah yang sudah di buatnya sendiri, agar para pengendara yang melintas tidak boleh melewati jalan yang berlobang yang sudah ditimbun memakai tanah.

Saat melakukan penimbunan tanah pada lobang, Nurgiman kerap kali mendapatkan perberitahuan dari para pengendara yang lewat dimana ada jalan berlobang. mendengar hal itu, Nurgiman langsung bergegas untuk mendatamgi lokasi jalan yang berlobang.

Bahkan pada saat bulan puasa Romadhon Nugiman semakin semangat mencari jalan berlobang karena menurut Nugiman saat momen yang tepat bila melakukan hal-hal positif pada bulan puasa romadhon, demi kenyaman arus mudik  pula.

Nugiman bekerja mulai jam 6 pagi hingga dore hari. Meski panas terik dan lelah yang ia rasakan tak membuat dirinya putus asa menjlani puasa, bahkan ia sering berbuka puasa hanya dengan nasi bungkus  pemberian orang, dipinggjir  jalan. Mudah-mudahan Kakek ini segera dapat perhatian Pemkab Situbondo?, (ef).

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: