Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", Mohon Maaf Lahir dan Batin."
Custom Search

Sabtu, 17 Juni 2017

DPC PDI Perjuangan Jember Gelar Sarasehan Pancasila

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Peringati bulan Bungkarno, DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jember Sabtu Sore (17/6) gelar Sarasehan Pancasila, Jiwa dan Kepribadian Bangsa.

Hadir dalam acara di kantor DPC  PDIP di jalan Supriyadi no 54 Kelurahan Baratan kecamatan Patrang tersebut, segenap pengurus Cabang dan Ketua Anak Cabang dari 31 Kecamatan, hadir juga Ketua PCNU Gus AAB, ketua PB Muhammadiyah Haji Kusno, serta dari Mapolres Jember Kasad Intel Idham Khalik.

Menurut Gus AAB, organisasi sosial keagamaan yang menerima asas tunggal Pancasila itu adalah Nahdlatul Ulama pada Munas alim ulama ke 83 dan Muktamar Nahdlatul Ulama 27 pada tahun 1984 di pondok pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo yang kemudian banyak diikuti oleh ormas-ormas yang lain

"Masih sangat berat bagi ormas-ormas Islam tetapi didasarkan pada beberapa pertimbangan demi kepentingan kemaslahatan menjaga keutuhan bangsa, maka Nahdlatul Ulama melalui Jamaahnya dalam keputusan resmi menerima asas tunggal Pancasila" Ungkapnya

Masih Lanjut Gus AAB, Pancasila sudah selesai hal itu diungkapkan salah seorang tokoh agama namanya Kyai Haji Ismail Harun Ismail Beliau mengatakan untuk mengetahui filosofi dari penerapan Pancasila dipelajari dari bagaimana orang itu bertahlil.

"Kenapa demikian didalam tahlilan itu yang pertama dibaca al-ikhlas, dalam Al Ikhlas ayat pertama adalah Kuhuallahu ahad dan itu adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemudian siapapun boleh ikut, itu bisa digambarkan sila kedua kemanusian yang adil dan beradab, dan seterusnya." Jelasnya. (yond/eros)

Bulan Juni adalah bulan penuh makna bagi bangsa Indonesia dan PDI Perjuangan, karena ada tiga agenda peringatan, pertama 1 Juni yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila, lahirnya Bungkarno pada 6 Juni 1901 M dan wafatnya bungkarno  21 Juni 1970 di blitar. (yond/eros)

Berita Terkait Politik dan Hukum

Tidak ada komentar: