Selamat Hariraya Idul Fitri 2017 "Minal Aidin Walfaizin", Mohon Maaf Lahir dan Batin."
Custom Search

Rabu, 07 Juni 2017

Jalan Desa Di Situbondo Ini Masih Tanah dan Belum Ada Listrik

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Meskipun Pemkab Situbondo nggenjot Pembangunan insfrastruktur jalan, namun masih ada akses jalan yang belum tersentuh aspal, terutama di pedesaan.

Seperti jalan dusun; Cobbuk, Betellok, Mindi, Kacep dan Taman Rejo yang hingga kini masih tanah. Keluh kesah dan harapan  ini terwakili tokoh masyarakat yaitu ketua kampung/kepala dusun diberbagai dusun, mereka berharap, akses jalan yang sangat menakutkan ketika dilewati segera di aspal.

Bahkan menurut kepala dusun Betellok Bapak Lilik, ketika hujan licin, jalan yang berlubang bercampur tanah liat sehingga ketika warga melewati jalan tersebut tidak jarang macet, akan tetapi ketika musim kemarau, jalan berubah berdebu sehingga mengakibatkan para warga yang melintas dijalan tersebut kesulitan.

Bukan hanya akses jalan yang jadi kesulitan, listrikpun masih belum ada. “Saya mewakili warga, minta kepada pemerintah mengayomi kami didesa yang kekurangan fasilitas ini, sebab, disamping perbaikan jalan dan pengaspalan jalan yang jadi harapan paling utama kami, juga kebutuhan listrikHarapnya.

Senada dikeluhkan bapak Ripin selaku kepala dusun Kacep, "Jalan didusun kami sangat berbahaya, bahkan saya juga tersiksa, karna tidak ada jalan lagi, warga tetap melintas dijalan tersebut. Apa lagi jalan ini adalah jalan satu-satunya untuk para warga disini. Jelasnya.

Menurut Sutarni, selaku Ketau Rt 01 Dusun Betellok, sebenarnya sejak 2012 yang silam, sudah dilakukan pengukuran jalan, namun,  sampai saat ini tahun 2017 kurang lebih 5 tahunan. Janji pemerintah tidak terealisasikan.

Untuk itu warga desa Curahtatal, berharap pemerintah memperhatikan fasilitas ribuan jiwa warga pegunungan, “Di dusun Kacep saja penduduknya sekitar 1.250, dusun Betellok ada 596, belum lagi di 3 dusun lainnya, Mindi, Cobbuk dan Taman Rejo, kamipun ingin merasakan jalan yang baik dan listrik”, Harap Lilik (ef)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: